Warga Bogor Merasakan Gempa, BPBD Dirikan Tenda Darurat

Kompas.com - 23/08/2019, 16:17 WIB
BPBD Kabupaten Bogor dirikan tenda darurat di Desa Citalahab, Nanggung, Bogor, Jawa Barat sejak Rabu (21/8/2019) Dok. BPBDBPBD Kabupaten Bogor dirikan tenda darurat di Desa Citalahab, Nanggung, Bogor, Jawa Barat sejak Rabu (21/8/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Masyarakat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merasakan guncangan gempa bumi Jumat (23/8/2019) pukul 11.10 WIB.

Gempa tersebut berkekuatan 4 magnitudo dengan kedalaman 5 kilometer berada pada jarak 101 kilometer barat daya Kabupaten Bogor.

Aktivitas gempa ini cukup terasa di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dan sudah terjadi berulang kali.

Apa yang dirasakan ini tentunya menambah resah masyarakat meskipun gempa berskala kecil.

Bidan Puskesmas Nanggung, Ayu Wahyuni menuturkan, getaran gempa terasa sebelum Jumat siang, saat itu dirinya sedang berada di luar untuk menemui temannya.

Baca juga: Bogor Diguncang Gempa Bumi, Getaran Terasa Hingga Jakarta

"Iya, tadi ada (gempa) cuma kalau enggak salah lihat jamnya sebelum jumatan tadi pada di luar dan kebetulan lagi enggak ada pasien," ucap Ayu.

Ia juga memastikan tak ada kerusakan yang berarti di puskesmas tersebut.

Namun, kata dia, terjadi kepanikan warga lantaran khawatir bangunan rumah mereka bisa saja ambruk.

"Alhamdulillah kalau di kantor enggak ada kerusakan apapun," sebut dia.

Ia juga menyebut bahwa munculnya getaran sudah berlangsung secara terus menerus dengan kekuatan yang relatif kecil.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Regional
Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Regional
Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Regional
Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Regional
BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X