Kisah Para Lansia, yang Masih Bekerja dan Mereka yang Kurang Beruntung

Kompas.com - 20/08/2019, 12:25 WIB
Seorang lansia beraktivitas di Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). GARRY LOTULUNGSeorang lansia beraktivitas di Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berkunjung ke Pasar Ekologi Argowijil, Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pengunjung akan mudah mencari makanan tradisional khas yang sudah jarang ditemui.

Sebut saja seperti gelinding burung dara, kerupuk alen-alen, legondo dan berbagai makanan khas lainnya.

Sebagian di antara para penjual merupakan wanita lanjut usia yang umurnya sudah di atas 70 tahun. 

Para lansia ini terlihat masih sehat dan lincah menjajakan makanan tradisional yang ada.

Wagirah (78) misalnya, yang duduk sambil sesekali memanggil pembeli agar mau membeli legondo dan sambal cabuk yang dijualnya.

Dengan menjual makanan harga Rp 3.000, dirinya mengaku sudah mendapatkan keuntungan.

"Jualan di sini kalau hari Minggu saja, makanan ini saya bikin sendiri," kata Wagirah saat ditemui di Pasar Ekologis Argowijil, Minggu.

Menurut dia, kegiatan berdagang sudah ditekuni sejak muda.

Bahkan, dulu menjajakan makanan sampai ke beberapa pasar tradisional seperti Pasar Kecamatan Playen sejauh sekitar 6 kilometer. Dulu jarak tersebut ditempuhnya dengan berjalan kaki.

Nenek yang memiliki beberapa orang anak ini mengaku tetap akan berjualan, karena ingin mengisi masa tuanya dengan kegiatan.

"Dulu setiap hari, sekarang jualannya hanya seminggu sekali, karena dilarang anak saya," ucapnya.

Meski tak lagi mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi kegiatan jual beli ini bisa mengurangi stres dibandingkan hanya berdiam diri mengurus rumah.

Memang, di wilayah Gunungkidul, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, banyak ditemui para lansia yang tetap bekerja.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Regional
Warga Korban Covid-19 Gugat Wali Kota Pematangsiantar

Warga Korban Covid-19 Gugat Wali Kota Pematangsiantar

Regional
2 Pasien Covid-19 di Palu Kabur dari Tempat Isolasi

2 Pasien Covid-19 di Palu Kabur dari Tempat Isolasi

Regional
2 Kepala Dinas di Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Pegawai Jalani Tes Swab

2 Kepala Dinas di Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Pegawai Jalani Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X