Setelah Lebih dari Sehari Lakukan Pendekatan, TNI AL Berhasil Kuasai KM Mina Sejati

Kompas.com - 19/08/2019, 13:27 WIB
Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYPuluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019)

AMBON,KOMPAS.com-Aparat TNI Angkatan Laut dari Lanal Aru akhirnya berhasil menguasai sepenuhnya KM Mina Sejati setelah lebih dari sehari melakukan upaya pendekatan untuk  menyelamatkan belasan anak buah kapal ( ABK) yang berada di atas kapal tersebut.

“TNI Al sudah berhasil naik keatas KM Mina Sejati,” kata Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama Mohamad Zaenal saat dihubungi Kompas.com dari Ambon, Senin sore (19/8/2019).

Zaenal menjelaskan setelah berhasil naik ke atas kapal tersebut, personel TNI AL langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di atas kapal itu, termasuk memeriksa seluruh ABK yang berada diatas kapal.


“Saat ini (person) sedang melakukan pemeriksaan lebih detail,”ujarnya.

Baca juga: Mabes TNI AL: 3 ABK Pelaku Perkelahian di KM Mina Sejati Diketahui Membawa Parang

Sebelumnya, Zaenal mengaku bahwa upaya komunikasi dengan para ABK di atas kapal tersebut mengalami kebuntuan karena panggilan radio komunikasi yang dilakukan pihak TNI AL tidak juga digubris oleh para ABK.

Dia mengaku soal keberadaan 15 ABK yang berada di atas kapal tersebut. Dia belum dapat memastikannya apakah mereka dalam keadaan sehat dan selamat ataukah tidak.

“Tentunya langsung dilakukan penyelidikan jika nanti ada korban atau nanti ada yang luka dan sebagainya nanti diberikan pengobatan medis dan segera dievakuasi,” terangnya.

Saat disinggung mengenai keberadaan para pelaku dan motif kejadian tersebut, Zaenal belum bisa menjelaskannya karena masih menunggu laporan lebih lanjut.

“Saya masih menunggu konfirmasi selanjutnya dari lapangan,” katanya singkat.

Baca juga: 15 ABK Masih Berada di KM Mina Sejati, Ini Upaya untuk Membebaskannya...

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, insiden keributan antara sesama ABK di atas KM Mina Sejati terjadi saat kepal tersebut sedang berlayar di perairan Kepulauan Aru pada Sabtu (17/8/2019) kemarin.

Insiden itu mengakibatkan 7 ABK tewas dan 11 lainnya selamat setelah berhasil melompat ke laut. Sementara, 15 ABK lainnya masih berada di dalam kapal tersebut.

Untuk mengatasi masalah itu, personel TNI AL langsung dikerahkan dengan menggunakan KRI Selat Lada ke lokasi kejadian. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Regional
7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

Regional
Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Regional
Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Regional
Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X