Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Harapan Puan Maharani pada Mahasiswa Baru di Semarang

Kompas.com - 19/08/2019, 07:13 WIB
Puan Maharani pada kegiatan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2019 di Stadion Universitas Diponegoro (Undip), Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang, Minggu (18/8/2019). Dok Humas Pemkot SemarangPuan Maharani pada kegiatan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2019 di Stadion Universitas Diponegoro (Undip), Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang, Minggu (18/8/2019).

KOMPAS.com -Sumber Daya Manusia di Kota Semarang hebat-hebat, tetap menjaga kulturnya, kearifan lokalnya. Jangan pernah lupa akar, bisa besar jika terus bersama,"

Tuturan itu dikatakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani pada kegiatan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2019 di Stadion Universitas Diponegoro ( Undip), Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang, Minggu (18/8/2019).

Maka dari itu, kata dia, pemuda harus selalu menjaga Pancasila, dan bergotong royong.

“Agar nantinya bisa menjadi manusia berguna," ujar ia lagi seperti dikutip dari rilis yang diterima Kompas.com, Minggu.

Ada alasan kenapa Puan ada di sana. Dirinya didaulat untuk dapat memberikan pembekalan para mahasiswa baru Undip sebelum memasuki dunia perkuliahan.

Dalam kesempatan itu, Puan didampingi oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Anggota DPR RI Bambang Wuryanto, Ketua Ikatan Alumni FIB Undip Agustina Wilujeng, serta Rektor Undip Yos Johan Utama.

Puan secara khusus mengharapkan agar mahasiswa baru Undip yang mayoritas berasal dari Kota Semarang, nantinya tak hanya pintar secara akademis saja, tetapi juga punya rasa nasionalisme yang tinggi.

Apalagi disebutnya, penanaman nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme menjadi salah satu fokus kerja Presiden Jokowi di periode 1, dan juga akan terus digalakkan pada periode selanjutnya.

Untuk itu, ia ingin para mahasiswa baru dapat mengedepankan nilai - nilai pancasila.

Di sisi lain, Puan juga menuturkan bahwa saat ini perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama menjadi pemimpin atau orang yang berpengaruh bagi sekitarnya.

“Perempuan sekarang jadi tangguh dan hebat. Sumber daya manusia unggul harus didorong, negara ini harus dibangun tanpa membedakan perempuan dan laki-laki," imbuhnya.

Di kesempatan sama, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan siap mengawal terwujudnya pesan-pesan yang diberikan oleh Menko PMK RI Kabinet Kerja itu.

"Bagi saya secara tidak langsung apa yang disampaikan Ibu Menko PMK adalah menjadi sebuah instruksi, untuk saya juga yang hadir hari ini dapat berperan dalam mewujudkannya," ujar Hendi, panggilan karibnua.

Maka, untuk mendukung terbentuknya karakter positif anak muda di Kota Semarang, khususnya mahasiswa Undip, Hendi mengatakan akan berupaya maksimal menciptakan suasana yang kondusif.

“(Suasana) yang satu sama lainnya harus menjunjung tinggi toleransi," tambahnya.

Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

49 Tenaga Medis RSUD Wonogiri Sembuh, 30 Orang Menunggu Hasil Swab

Regional
Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Kontroversi Jerinx SID di Media Sosial hingga Berujung Laporan Polisi

Regional
3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

3 Hari Pelarian Warga Jombang Positif Covid-19 di Pontianak, Menggelandang ke Hutan karena Ditolak Teman

Regional
Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Regional
Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Regional
'Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti'

"Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Kacung WHO' dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

[POPULER NUSANTARA] "Kacung WHO" dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

Regional
'Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu'

"Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu"

Regional
Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Regional
komentar di artikel lainnya