Fakta Kerusuhan Ajang Tinju Internasional, Listrik Mati Mendadak hingga Panitia Dianiaya

Kompas.com - 14/08/2019, 06:15 WIB
Foto : Saat massa mengamuk karena pergelaran tinju internasional di  Maumere, Kabupaten Sikka tidak dilanjutkan, Minggu (4/7/2019). Nansianus TarisFoto : Saat massa mengamuk karena pergelaran tinju internasional di  Maumere, Kabupaten Sikka tidak dilanjutkan, Minggu (4/7/2019).

KOMPAS.com - Gara-gara musik dan lampu tiba-tiba mati bersamaan ketika pertandingan tinju berlangsung, para penonton di Lapangan Gelora Samador Maumere terlibat kericuhan, Sabtu (3/8/2019).

Acara pertandingan tinju yang bertajuk Big Fight 2 tersebut akhirnya hanya mampu menggelar dua partai dari 24 partai pertandingan yang telah direncanakan pihak panitia.

Sementara itu, pihak panitia mengaku terpaksa kabur karena mendapat ancaman dan penganiayaan dari sekelompok orang.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Gara-gara musik dan lampu mati mendadak

Ilustrasi perkelahianCREATISTA Ilustrasi perkelahian

Petrik Juang Rebong, promotor pertandingan, menjelaskan, lampu dan musik yang tiba-tiba mati sebetulnya bisa segera diperbaiki dan diganti dengan peralatan sound system secepat mungkin.

Tetapi, hal itu tak mungkin dilakukan pihak panitia karena para penonton terlanjur mengamuk dan membuat kericuhan.

"Mau ganti sound tidak bisa lagi. Saya utamakan keselamatan official dan petinju. Masyarakat jadi bingung. Artinya di situ memang saya dijebak dalam situasi yang kacau," jelasnya.

Baca juga: Pertandingan Tinju Internasional di Maumere Ricuh, Promotor Bantah Kabur

2. Dari 24 partai pertandingan, hanya 2 yang terlaksana

Ilustrasi olahraga tinju Ilustrasi olahraga tinju

Gara-gara kericuhan tersebut, panitia hanya berhasil menggelar 2 partai pertandingan. Sebelumnya, panitia merencanakan akan mengelar 24 partai pertandingan di acara tinju bertaraf internasional tersebut.

Seperti diketahui, para penonton mendadak marah dan kesal saat lampu dan musik di lokasi pertandingan mati bersamaan.

Upaya panitia dan aparat keamanan untuk mengendalikan situasi semakin berat saat jumlah penonton yang begitu banyak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Regional
Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi kolom 1.000 Meter.

Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi kolom 1.000 Meter.

Regional
Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Regional
Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Regional
Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Regional
Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Regional
Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Regional
Di Balik Teror Tawon Ndas di Klaten, 9 Nyawa Melayang Sejak 2017 hingga 236 Sarang Dimusnahkan

Di Balik Teror Tawon Ndas di Klaten, 9 Nyawa Melayang Sejak 2017 hingga 236 Sarang Dimusnahkan

Regional
Slank hingga Soimah Ramaikan Konser Budaya di Taman Candra Wilwatikta

Slank hingga Soimah Ramaikan Konser Budaya di Taman Candra Wilwatikta

Regional
4 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sumut, Perakit Bom Tewas Ditembak hingga 18 Orang Tersangka

4 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sumut, Perakit Bom Tewas Ditembak hingga 18 Orang Tersangka

Regional
Sekotak Teh untuk Pelari Borobudur Marathon 2019...

Sekotak Teh untuk Pelari Borobudur Marathon 2019...

Regional
Rekrut Calon TKW secara Ilegal, Pasutri di Cianjur Diciduk Polisi

Rekrut Calon TKW secara Ilegal, Pasutri di Cianjur Diciduk Polisi

Regional
Hingga Sabtu Malam 187 Gempa Susulan Terjadi, 10 Kali Dirasakan Warga Manado

Hingga Sabtu Malam 187 Gempa Susulan Terjadi, 10 Kali Dirasakan Warga Manado

Regional
Pembunuh 2 Agen Sapi Ditangkap, Diburu Polisi 10 Hari hingga Menyamar Jadi Tukang Kebun

Pembunuh 2 Agen Sapi Ditangkap, Diburu Polisi 10 Hari hingga Menyamar Jadi Tukang Kebun

Regional
Perahu Diterjang Ombak, Pencari Ikan di Rawa Pening Tenggelam

Perahu Diterjang Ombak, Pencari Ikan di Rawa Pening Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X