Fakta Driver Ojol Ditemukan Tewas, 2 Kali Buat Laporan hingga Istri Pernah Masuk Rumah Sakit Jiwa

Kompas.com - 13/08/2019, 07:48 WIB
Nampak aparat Polres Madiun sementara melakukan olah tempat kejadian kasus penemuan mayat Darwin Nasution, driver ojek online yang ditemukan tewas bersimbah darah didalam kamarnya, Minggu (12/8/2019) malam. FACEBOOK MADIUN ASIKNampak aparat Polres Madiun sementara melakukan olah tempat kejadian kasus penemuan mayat Darwin Nasution, driver ojek online yang ditemukan tewas bersimbah darah didalam kamarnya, Minggu (12/8/2019) malam.

KOMPAS.com - Seorang driver ojek online bernama Darwin Susanto (35) ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumah toko (ruko) kontrakannya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu malam (11/8/2049).

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai sopir grab itu ditemukan tewas dengan kondisi wajah penuh luka dan darah.

Setelah kejadian itu, istri korban sempat menghilang dan masih dalam pencarian petugas kepolisian.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat melaporkan 2 kali istrinya soal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), namun, saat itu bukti yang ditemukan minim.

Sementara itu, hasil penyelidkikan Polres Madiun menyebutkan kalau istri driver ojek online berinisial H pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

Berikut fakta driver ojek onlie yang ditemukan tewas di kontrakannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Masih lakukan penyelidikan

Ilustrasi tempat kejadian perkara.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tempat kejadian perkara.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono membenarkan penemuan jasad seorang pengemudi ojek daring yang tak bernyawa di kontrakannya.

"Kami masih menyelidiki penyebab kematiannya," katanya dikonfirmasi Kompas.com, Senin (12/9/2019) pagi.

Untuk mengungkap penyebab kematian Darwin, polisi melakukan otopsi jenazah korban. Saat ini, jenazah korban dibawa ke salah satu rumah sakit di Kota Madiun.

"Kami masih selidiki apakah korban dibunuh atau tidak," katanya.

Baca juga: Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Madiun

2. Dua kali laporkan istri soal KDRT

Driver ojol ditemukan tewasDok. Polres Madiun Driver ojol ditemukan tewas

Ruruh Wicaksono mengatakan, sebelum ditemukan tewas, driver ojek online (ojol) Darwin Susanto pernah dua kali membuat laporan terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan istrinya.

Namun, saat itu bukti yang ditemukan minim.

"Saat ini kami fokus dulu pengungkapan kasus tewasnya korban," ujarnya.

Baca juga: Sebelum Tewas Mengenaskan, Driver Ojol Pernah 2 Kali Laporkan Istrinya soal KDRT

3. Ditemukan banyak luka

Ilustrasi.THINKSTOCK Ilustrasi.

Kasat Reskrim Polres Madiiun AKP Logos Bintoro mengatakan, dari pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah luka di jenazah kepala driver ojek online Darwin Susanto (35).

Darwin ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakan yang berada di Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (11/8/2019) malam.

"Saat ditemukan kepalanya banyak luka dan berlumuran darah," jelas Logos, saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019).

Polisi juga menemukan banyak bercak darah di tembok dekat jenazah korban tergeletak.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa tim dokter forensik di RSUD Soedono Madiun untuk diautopsi.

Baca juga: Ditemukan Banyak Luka di Kepala Driver Ojol yang Tewas Mengenaskan

4. Istri tiba-tiba menghilang

Ilustrasi istriCreativaImages Ilustrasi istri

Penyidik Polres Madiun mencari istri Darwin Susanto, driver ojek online (ojol) yang ditemukan tewas mengenaskan di Caruban, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, saat jenazah Darwin ditemukan, istri korban tidak berada di rumah kontrakan.

Sampai saat ini pihaknya masih mencari tahu keberadaan istri Darwin.

"Salah satunya kami fokus cari istri korban," katanya.

Baca juga: Driver Ojol Ditemukan Tewas Mengenaskan, Istri Tiba-tiba Menghilang

5. Istri korban pernah masuk rumah sakit jiwa

Ilustrasi rumah sakit.Shutterstock Ilustrasi rumah sakit.

Hasil penyelidikan tim Polres Madiun menyebutkan, istri driver ojek online Darwin Susanto berinisial H pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

Istri korban menghilang pasca-penemuan jenazah Darwin di sebuah kontrakan di Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

"Hasil penyelidikan kami istri korban berinisial H pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Nganjuk," ujar Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro kepada Kompas.com, Senin (12/ 8/2019).

Baca juga: Istri dari Driver Ojol yang Tewas Mengenaskan Pernah Masuk Rumah Sakit Jiwa

6. Masih dalam pengobatan

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Tak hanya itu, kata Logos, saat ini istri korban juga masih dalam masa pengobatan oleh dokter jiwa salah satu rumah sakit jiwa di Ngawi.

Diperoleh juga informasi bahwa istri korban sering keluar tanpa izin dari Darwin.

Untuk memastikan kondisi kejiwaan istri korban, Logos menyatakan polisi harus menemukan terlebih dahulu keberadaan H.

Saat ini polisi mendapatkan informasi, istri korban berada di wilayah Solo, Jawa Tengah.

Polisi mendapatkan informasi istri korban pergi ke Solo sendirian. Sementara anak semata wayangnya dititip di rumah orangtua korban di Nganjuk.

Baca juga: Kondisi Terkini Wanita yang Bawa Anjing Masuk Masjid di Rumah Sakit Jiwa

Sumber: KOMPAS.com (Muhlis Al Alawi, David Oliver Purba)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.