Kompas.com - 06/07/2019, 06:44 WIB
Seorang wanita berkacamata hitam diperika Polres Bogor setelah aksinya membawa anjing masuk masjid viral di Twitter. Dokumentasi Polres BogorSeorang wanita berkacamata hitam diperika Polres Bogor setelah aksinya membawa anjing masuk masjid viral di Twitter.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Wanita berinisial SM (52) yang membawa anjing masuk ke Masjid Al-Munawaroh, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjalani masa tahanan di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Sub Bagian Hukum dan Organisasi, dan Hubungan Masyarakat RS Marzoeki Mahdi,  Prahardian Priatama mengatakan, SM dirujuk ke RSMM Bogor setelah dipastikan menderita gangguan jiwa oleh tim dokter RS Polri.

"Iya di IGD karena ada rujukan dari Keramat Jati (RS Polri) dan juga ada surat permohonan dari Kapolres untuk dirawat dan diberi pengobatan," katanya kepada Kompas.com saat dihubungi, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Anjing yang Dibawa Masuk Masjid di Sentul Ditemukan Mati, Diduga Tertabrak

SM, lanjut dia, hanya ditemani sang suami tanpa ada pendampingan hukum. Dia ditempatkan di ruangan Srikandi Kelas 1 dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.

"Enggak ada, karena memang yang diperbolehkan masuk ke ruang rawat hanya suaminya. Di sini satu komplek ada 14 kamar bedanya dia dijaga sekitar 5 polisi," ujarnya.

Dian mengatakan bahwa kondisi SM lebih sedikit tenang namun perawatan intensif akan terus diberikan. Pihaknya pun belum bisa memastikan sampai kapan tersangka penistaan agama ini menjadi tahanan.

"Kondisinya cukup tenang hanya saja komunikasi masih belum baik jadi kami memberi pengobatan saja tergantung dari kecepatan merespons treatment dari dokternya," ungkapnya.

Baca juga: Alasan Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Jadi Tersangka meski Punya Riwayat Gangguan Jiwa

Ditemui terpisah, Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan, pihak Polres Bogor memindahkan SM karena mengalami gangguan jiwa namun proses hukum akan berlanjut ke pengadilan.

"Kami melakukan penahanan dan penyidikan juga jalan terus. Untuk masalah gangguan kejiwaan yang dimaksud pada Pasal 44 KUHP itu seluruhnya ditampilkan di persidangan untuk diambil keputusan oleh hakim," ujarnya.

"Pihak Polres Bogor yang memindahkan karena status dia tahanan kalau ahli kejiwaan itu kan hanya merekomendasikan untuk penyakit seperti ini (kejiwaan) perlu perawatan," lanjutnya kemudian.

Dalam kasus ini, pihaknya masih melengkapi berkas pemberitahuan hasil penyidikan atau P21 untuk selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong.

"Kalau memenuhi unsur terkait pidananya, ya kita pastikan akan kirim ke kejaksaan nantinya akan diperiksa lagi apa yang kurang sebelum nanti diajukan ke pengadilan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, SM dikenakan Pasal 156a tentang penistaan agama setelah aksinya viral di media sosial Twitter.

Wanita paruh baya ini viral lantaran membawa anjing dan menggunakan alas kaki saat memasuki Masjid Al Munawarah, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Dia mempertanyakan suaminya yang dinikahkan di masjid tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X