Obby, Penganiaya Siswa Taruna hingga Tewas Segera Jalani Sidang Perdana

Kompas.com - 12/08/2019, 15:14 WIB
Tersangka AS (16) tersangka kasus penganiayaan WJ (14L siswa SMA Taruna Indonesia ketika menjalani rekontruksi. KOMPAS.com/AJI YK PUTRATersangka AS (16) tersangka kasus penganiayaan WJ (14L siswa SMA Taruna Indonesia ketika menjalani rekontruksi.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Obby Firsman Arkataku (24) pembina Sekolah SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia (SMA Taruna Palembang) yang menjadi tersangka kasus penganiayaan DBJ (14) saat mengikuti kegiatan orientasi akan segera menjalani proses persidangan.

Hal itu terlihat setelah penyidik dari Satreskrim Polresta Palembang melimpahkan berkas tersangka kepada pihak kejaksaan, Senin (12/8/2019).

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, penyidik melimpahkan berkas tersangka Obby dalam tahap 1 atau P 18.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, tersangka Obby pun akan dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang untuk segera disidang.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera P21. Sekarang berkas penyelidikannya masih diteliti Kejaksaan," kata Didi.

Baca juga: Perkembangan Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna: Ada Tersangka Baru hingga Obby Kalah Praperadilan

Berkas kasus WJ

Didi menerangkan, setelah berkas Obby dilimpahkan, dalam waktu dekat tersangka AS (16) yang merupakan tersangka baru atas tewasnya WJ (14) juga akan dilimpahkan.

WJ juga diketahui adalah siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia ( SMA Taruna Palembang) yang meninggal ketika mengikuti kegiatan orientasi, usai dipukul oleh AS di bagian perut secara bertubi-tubi.

"AS statusnya masih di bawah umur, sehingga prosesnya dipercepat. Kemungkinan, persidangan kedua tersangka akan bersamaan,"ujar Kapolresta Palembang.

Penyidik saat ini tidak melakukan penahanan kepada AS. Hal itu dikarenakan tersangka yang merupakan senior dari sekolah tersebut masih bertatus dibawah umur.

Baca juga: Dibesuk Ibunya, Penganiaya Siswa SMA Taruna Minta Dibawakan Al-Quran

"Tersangka juga kooperatif sehingga penyidik mempertimbangkan agar tidak ditahan,"jelas Didi.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X