74 Tahun Indonesia Merdeka, 8 Desa di Yapen Papua Akhirnya Nikmati Listrik

Kompas.com - 09/08/2019, 16:35 WIB
PLN meresmikan 8 desa baru berlistrik di Kabupaten Kepulauan Yapen ,P apua menjelang HUT ke-74 Republik Indonesia, Kamis (09/08/2019) Dok Humas PLNPLN meresmikan 8 desa baru berlistrik di Kabupaten Kepulauan Yapen ,P apua menjelang HUT ke-74 Republik Indonesia, Kamis (09/08/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Delapan desa di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, mulai dapat mengakses layanan kelistrikan yang telah dibangun dan diresmikan PT PLN.

Ke-8 desa yang dimaksud adalah Desa Kurudu, Kayupuri, Andesaria, Manusundu, Manukwar, Kirimbi, Mansesi dan Doreamini.

General Manager PLN IUWP2B J. A. Ari Dartomo menyatakan peresmian ini dilakukan menjelang perayaan HUT ke-74 RI  sebagai realisasi dari upaya pemerataan pembangunan.

"Akhirnya setelah 74 tahun Indonesia merdeka, Kurudu dan desa lainnya dapat menikmati listrik," ujarnya melalui rilis, Jumat (9/8/2019).

Baca juga: Ikan Koi Peliharaan Mati karena Pemadaman Listrik, PLN Dituntut Ganti Rugi Rp 11 Juta

Ia menjelaskan delapan desa tersebut bisa diakses sekitar 3,5 jam perjalanan laut dari Serui menggunakan speedboat.

pembangunan jaringan kelistrikan di lokasi tersebut ini merupakan bagian rencana program Listrik Desa Tahun 2019 dari PLN UIWP2B.

"Saat ini PLN menggunakan 2 unit pembangkit masing-masing 100 kVA dan 50 kVA untuk menerangi 8 desa itu," tuturnya.

Dengan lokasi yang tergolong jauh dari pusat pemerintahan, PLN memerlukan usaha lebih untuk bisa membangun jaringan kelistrikan di 8 desa tersebut.

Namun, komitmen PLN untuk mendukung program Papua Terang 2020 yang telah dicanangkan oleh pemerintah, maka secara bertahap rencana tersebut bisa diwujudkan.

"Perlu perencanaan yang matang agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Dartomo.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X