5 Perlakuan Khusus untuk Sapi Kurban Jokowi, dari Karpet Rp 2 Juta hingga Mandi Dua Kali Sehari

Kompas.com - 08/08/2019, 16:49 WIB
Sapi kurban Presiden Jokowi diperiksa Tim Dokter hewan dari Dinas pertanian daa peternakan Polewali Mandar, sulawesi barat KOMPAS.ComSapi kurban Presiden Jokowi diperiksa Tim Dokter hewan dari Dinas pertanian daa peternakan Polewali Mandar, sulawesi barat

JAKARTA, KOMPAS.com – Jelang Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8/2019), Presiden Joko Widodo telah membeli beberapa ekor sapi berukuran besar dari beberapa daerah di Indonesia.

Salah satu dari sapi kurban Jokowi adalah sapi bernama Mike Tyson yang memiliki berat lebih dari 1 ton yang dibeli dari peternak di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Selayaknya hewan-hewan yang akan dikurbankan, Mike Tyson dirawat dengan baik oleh si peternak sebelum akhirnya diserahkan untuk disembelih.

Baca juga: 6 Fakta di Balik Sapi Kurban Milik Jokowi, Dibeli Lebih Mahal hingga Gara-gara WhatsApp

Namun, tidak seperti hewan kurban kebanyakan yang hanya diberi makan cukup, Tyson mendapat sejumlah perawatan lain yang terbilang unik dan tidak biasa dari pihak peternak yang menjualnya.

1. Karpet tidur

Perlakuan khusus pertama yang diterima Tyson adalah disediakannya karpet hitam seharga Rp 2 juta sebagai alas tidur.

Karpet tersebut dibeli di Surabaya, Jawa Timur khusus untuk membuat tidur si Tyson nyaman.

Berdasarkan keterangan Farid, putra sang peternak sapi, Abdul Rahim, pemberian karpet ini ditunjukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan Tyson, selama ada di bawah penanganannya.

Baca juga: Agar Tak Digigit Nyamuk, Sapi Kurban 1 Ton Milik Jokowi Diberi Perawatan Khusus

“Karpet ini dibeli di Surabaya seharga lebih dari Rp 2 juta. Kalau pakai karpet, Tyson bisa tidur lebih nyenyak,” kata Farid, Selasa (6/8/2019).

2. Penjagaan 24 jam

Dalam hal penjagaan, juga ada perlakuan khusus untuk Tyson.

Tyson yang ada di kandang, mendapat penjagaan selama 24 jam tanpa henti.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X