5 Pencuri yang Menyamar Sebagai Polisi dan Ojek Online Ditangkap

Kompas.com - 06/08/2019, 19:47 WIB
Lima orang komplotan pelaku pencurian kendaraan diamankan di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (6/8/2019). RAMDHAN TRIYADI BEMPAHLima orang komplotan pelaku pencurian kendaraan diamankan di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (6/8/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor Kota mengamankan lima orang komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya, mereka menggunakan atribut ojek online dan rompi polisi. Atribut tersebut digunakan agar tidak dicurigai oleh korban-korbannya.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengatakan, salah satu pelaku berinisial AN (20) terpaksa ditembak kakinya karena melawan saat ditangkap.

Hendri menyebut, kelima pelaku merupakan residivis dari kasus yang sama. Dalam beraksi, mereka kerap membawa senjata api rakitan untuk menakuti korban.

"Mereka ini satu grup, setiap beraksi selalu membawa diri dengan senjata api rakitan jenis revolver," kata Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pelakunya Perempuan Muda yang Sudah 5 Kali Dipenjara

Hendri melanjutkan, komplotan ini sudah beraksi sebanyak 17 kali di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Hasil kejahatan, sambungnya, mereka gunakan untuk berfoya-foya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari tangan para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, tiga butir peluru kaliber 38, tiga buah mata kunci leter T, dan dua unit kendaraan hasil curian.

"Rompi polisi itu mereka gantung di mobil, tujuannya supaya merasa aman ketika di jalan membawa hasil curian. Kalau ojek online untuk menyamar aja supaya mereka tidak dicurigai saat beraksi," sebutnya.

"Kita kenakan Pasal 363 dan Pasal 365 KUHP serta UU Darurat Nomor 51 Tahun 1951 hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkas dia.

Baca juga: Aksi Pencurian Terekam CCTV, Pelakunya Perempuan Muda yang Sudah 5 Kali Dipenjara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Regional
Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Regional
Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Regional
Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Regional
Pernah Bersaing di Pilkada Jatim, Khofifah Akan Lantik Gus Ipul sebagai Wali Kota Pasuruan

Pernah Bersaing di Pilkada Jatim, Khofifah Akan Lantik Gus Ipul sebagai Wali Kota Pasuruan

Regional
Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X