Terlalu Mahal, Ridwan Kamil Minta Tiket Wisata Tangkuban Parahu Dievaluasi

Kompas.com - 31/07/2019, 07:35 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar harga tiket ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu dievaluasi. 

Menurut Emil, sapaan akrabnya, harga tiket ke Gunung Tangkuban Parahu terlalu mahal, khususnya bagi wisatawan mancanegara. Dalam situs resminya, untuk hari kerja harga tiket bagi wisatawan domestik Rp 20.000, wisatawan asing Rp 200.000, kendaraan roda dua Rp 12.000, roda empat Rp 25.000, bus Rp 110.000, dan sepeda Rp 7.000.

Sementara untuk hari libur, wisatawan domestik Rp 30.000, wisatawan asing Rp 300.000, motor Rp 17.000, mobil Rp 35.000, bus Rp 150.000 dan sepeda Rp 10.000.

"Diskusikan dengan Dinas pariwisata karena tingkat pengunjung juga tidak maksimal tiketnya mahal untuk pengunjung asing ini juga harus dievaluasi," ujar Emil, saat menggelar rapat membahas kondisi terkini Gunung Tangkuban Parahu pascaerupsi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (30/7/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil: Tangkuban Parahu Buka Kamis Pagi, dengan Syarat...

Emil meminta PT Graha Rani Putra Persada segera berkomunikasi dengan pemerintah Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat untuk membahas penyesuaian harga tiket masuk.

"(pengelola) harus berkomunikasi dengan bupati Subang dan Kabupaten Bandung Barat lebih intensif. Tiket harus dikaji ulang untuk yang asing," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT GRPP Putra Kaban mengatakan, evaluasi harga tiket tak bisa dilakukan serampangan. Sebab, penentuan tarif bagi wisatawan mancanegara telah diatur dalam Peraturan Pemerintah 12 Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden.

"Tarif mancanegara itu, kami ini pelaksana, kami ini operator, yang tandatangan itu Presiden, itu zaman Pak SBY. Saya juga orang pertama yang memprotes itu. Jadi kami tidak bisa melawan, dicabut nanti izin kami," ujar Putra.

Baca juga: Waspadai Bahaya Gas Beracun di Kawah Gunung Tangkuban Parahu

Menurut Putra, harga tiket di Tangkuban Parahu relatif lebih murah dibandingkan destinasi wisata lain. Hal serupa, kata Putra, juga berlaku di tempat wisata luar negeri.

"Ini nusantara seluruh Indonesia yang paling murah adalah Tangkuban Parahu. Saya sudah sering keliling dunia ini paling murah. Coba di Swiss Rp 800.000. Hanya kita kadang kala tidak menghargai negeri kita. Jadi (harga tiket) ini tidak bisa semau gue," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.