Coba Kabur dengan Berpura-pura Kencing, Pencuri Ditembak Mati

Kompas.com - 26/07/2019, 13:28 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menembak mati Kahar Dg Sibali (43), pelaku pencurian dengan pemberatan lintas daerah di sekitar Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Rabu (24/7/2019). 

Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Edy Sabhara mengatakan, penembakan dilakukan oleh tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Polres Sinjai lantaran Kahar berusaha kabur usai meminta izin untuk buang air kecil pada saat dalam perjalanan menuju lokasi curiannya. 

"Ketika akan dibawa mengambil barang bukti di Jeneponto, pelaku meminta untuk buang air kecil di sekitar lahan sepi. Saat diantar dua anggota, pelaku memberontak dan memukul petugas sampai akhirnya melarikan diri," ungkap Edy, Jumat (26/7/2019).

Baca juga: Detik-detik Menegangkan Mantan Polisi yang Jadi Bandar Narkoba Ditembak Mati


Saat hendak melarikan diri, polisi melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tapi tidak dihiraukan Kahar. Saat itu juga polisi mengarahkan pistolnya ke arah Kahar hingga mengenai paha kiri dan pelaku tersungkur. 

Kahar dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Namun, nyawa Kahar tak tertolong.

 

Kahar merupakan buronan Polres Sinjai sejak 2016. Kahar pernah dilaporkan atas pencurian uang nasabah bank yang baru saja diambil senilai Rp 100 juta. Hal ini, menurut Edy, diakui Kahar saat diinterogasi pihaknya. 

Kahar juga kerap melakukan aksi curat di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan. Barang yang sering dicuri ialah beberapa sepeda motor yang diambil paksa dengan cara sadis.

"Dia ini memiliki tujuh laporan polisi terkait curat dan curanmor di beberapa daerah di Sulsel. Saat beraksi, pelaku terbilang sadis karena tak segan-segan melukai korbannya dengan menggunakan senjata tajam," kata Edy.

Baca juga: Sederet Kejahatan Satriandi Sebelum Ditembak Mati, Pembunuh hingga Bandar Narkoba Antar-negara

Saat ini jenazah Kahar telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Dari penangkapannya, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa delapan unit ponsel, obeng, kunci letter T, serta sembilan lembar pecahan uang Rp 100.000. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X