Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Kompas.com - 24/07/2019, 07:15 WIB
Garis polisi terpasang di rumah yang terbakar dan tewaskan empat bocah di Desa Junrejo, Kota Batu, Selasa (23/7/2019) malam KOMPAS.com / ANDI HARTIKGaris polisi terpasang di rumah yang terbakar dan tewaskan empat bocah di Desa Junrejo, Kota Batu, Selasa (23/7/2019) malam


MALANG, KOMPAS.com - Penyebab kebakaran rumah di Kota Batu, Jawa Timur, yang menyebabkan empat orang bocah tewas masih simpang siur.

Polisi mengatakan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

Sedangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu menduga kebakaran berawal dari lilin yang menyala di dalam rumah tersebut.

"Diduga kebakaran ini karena instalasi listrik," kata Kapolsek Junrejo, AKP Supriyanto, di lokasi kebakaran, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Sebuah Rumah Terbakar, 4 Bocah Bersaudara Ditemukan Tewas

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim melalui keterangan tertulisnya menduga kebakaran itu disebabkan lilin yang terjatuh di tempat tidur.

" Kebakaran terjadi diduga karena nyala lilin yang jatuh di sekitar tempat tidur korban dan pada saat itu rumah dalam keadaan mati lampu sehingga, mengakibatkan kebakaran rumah," kata dia.

Hamidah (29), salah satu saksi mengatakan, sebelum terjadi kebakaran, listrik di rumah itu sempat terlihat mati dan hidup beberapa kali.

Saat listrik mati, Lina, penghuni rumah kontrakan itu menyalakan dua lilin.

"Lampu di rumah ini mati, terus hidup lagi, mati lagi dan hidup lagi. Bu Lina menyalakan dua lilin saat lampunya mati," kata dia.

Hamidah mengaku, tidak tahu penyebab kebakaran itu. Hamidah hanya melihat nyala api yang berawal dari kamar korban.

Baca juga: Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Sebelumnya, sebuah rumah di Jalan Hasanudin nomor 35A RT 002 RW 005 Dusun Jedih, Desa Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, terbakar, Selasa (23/7/2019) malam. Akibatnya, empat bocah tewas terbakar.

Mereka adalah Rahma Ramadhani (10), Na’illah Fathinah Sholihah (9), Anisa Dzahro (7) dan Naufal Nasrulloh (6).

Mereka adalah anak pertama hingga keempat dari pasangan Abdullah dan Lina yang menghuni rumah tersebut.

Sementara, Abdullah dan Lina berhasil menyelamatkan diri bersama anak keelima dan keenamnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret Koruptor ke KPK

Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret Koruptor ke KPK

Regional
Sambut 'New Normal' di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Sambut "New Normal" di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

Regional
Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Regional
Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Regional
Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Regional
Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Regional
Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Regional
Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Regional
Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X