22 Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Dapat Santunan Rp 525 Juta

Kompas.com - 24/07/2019, 07:02 WIB
Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan bansos kepada salah satu ahli waris korban meninggal kebakaran pabrik korek api di Langkat. IstimewaBupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan bansos kepada salah satu ahli waris korban meninggal kebakaran pabrik korek api di Langkat.

LANGKAT, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menyerahkan bantuan sosial kepada 22 ahli waris korban kebakaran pabrik korek api milik PT Kiat Unggul, Binjai, Selasa (23/7/2019).

Kebakaran yang terjadi pada 21 Juni lalu merenggut 30 korban jiwa. 

Sekretaris Direktorat Jendral Penanganan Parkir Miskin, Nurul Farijati bersama Bupati Langkat Terbit Rencana PA, secara langsung memberikan bantuan sosial sebesar Rp 525 juta, dimana Rp 450 juta berasal dari Kemensos dan Rp 75 juta dari Pemkab Langkat.

"Penyerahan yang diserahkan langsung ini juga merupakan respons cepat dari Presiden," ujar Nurul di Serambi Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Selasa.

Baca juga: Edy Rahmayadi Upayakan Keluarga Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Dapat Santunan

Pihaknya secara khusus mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap dapat ikhlas dan tabah menghadapinya.

"Kami berharap bansos ini dapat meringankan beban dari kelurga korban dan dapat digunakan sebaik-baiknya agar bisa bermanfaat sebagaimana mestinya,"ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumut, Razali mengatakan, pihaknya bersyukur bantuan dari Kementerian Sosial bagi keluarga korban sudah dapat diterima hari ini.

Padahal, menurutnya, berdasarkan assessment yang telah dikirimkan kepada Kemensos, bantuan ini baru bisa disalurkan dengan proses yang memakan waktu yang lama.

Bupati Langkat Terbit, berterima kasih kepada pihak terkait yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan merespons cepat saat terjadinya peristiwa itu.

"Terkhusus kepada Presiden melalui Kemensos RI, atas nama seluruh masyarakat Langkat kami ucapakan terima kasih atas perhatian dan kepedulianya terhadap keluarga korban," ujarnya.

Baca juga: Cerita di Balik Kebakaran Pabrik Korek Api: Hanya Satu Pekerja Disantuni, Ilegal, hingga Pemilik Coba Kabur...

Terbit mengingatkan agar dinas terkait serta para camat untuk mendata seluruh kegiatan pabrik di wilayahnya. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya hal serupa.

"Jangan mudah memberikan izin sebelum memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan, serta lakukan pengawasan secara berkala sesuai tugas pokok dan fungsi kewenangan dari masing-masing dinas" katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X