PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Kompas.com - 19/07/2019, 21:08 WIB
Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Kota Serang, Banten, Jumat (19/7/2019).Acep Nazmudin Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Kota Serang, Banten, Jumat (19/7/2019).

SERANG, KOMPAS.com - Posisi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih kosong sejak Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi seleksi jabatan di Kementerian Agama.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan, partainya membuka peluang kursi ketua umum diisi oleh pihak dari luar partai. 

Hal ini dia katakan saat dikonfirmasi mengenai adanya sejumlah nama yang diisukan menjadi calon pimpinan partai berlambang Ka'bah tersebut. 

"Kita ini partai terbuka, tidak ownership-nya tertentu tidak seperti yang lain," kata Suharso di sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten, Jumat (19/7/2019).


Baca juga: 5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Dua nama yang santer disebut untuk mengisi posisi ketua umum PPP adalah Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. 

Kebenaran dua nama tersebut menjadi calon ketua umum, Suharso membantahnya.

"Enggak, tapi kalau ada seperti itu menandakan bahwa kita gadis yang cantik juga, banyak kumbang yang mau mendekati kita, ya monggo saja," kata dia.  

Suharso juga menyebut belum ada pembahasan ke arah pemilihan ketua umum partai dalam waktu dekat. Dalam Mukernas yang digelar saat ini pun, kata dia, tidak ada agenda memilih ketua umum baru.

"Tidak ada, kita mau merampingkan dulu, karena kita terlalu gemuk tapi tidak efektif," kata Suharso.

Baca juga: KPK: Banyak Laporan Dugaan Korupsi dari Probolinggo

Sejak Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, kursi kepemimpinan PPP diduduki sementara oleh Suharso yang sebelumnya merupakan anggota dewan pertimbangan presiden.

Suharso ditunjuk menjadi Plt ketua umum PPP pada Maret 2019.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X