Gempa Maluku Utara, 5 Meninggal, 53.076 Jiwa Mengungsi

Kompas.com - 18/07/2019, 12:02 WIB
Warga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07). dok BBC IndonesiaWarga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07).

AMBON, KOMPAS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mencatat, terdapat 13.250 kepala keluarga atau 53.076 jiwa yang mengungsi akibat gempa bumi 7,2 magnitudo di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Data tersebut berdasarkan perhitungan hingga 17 Juli 2019.

"Saat ini, warga mengungsi di sejumlah titik lokasi pengungsian di 10 kecamatan. Sementara itu, korban luka berat 32 orang dan luka ringan 97," ujar Pelaksana harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2019).

Baca juga: Gempa Maluku Utara, Mengapa Ada Gempa Susulan sampai 70 Kali?

Sementara itu, dari hasil konfirmasi dengan posko BPBD, dipastikan bahwa korban meninggal akibat gempa sebanyak 5 orang.Sebelumnya dilaporkan bahwa korban meninggal ada 6 orang.

Hasil konfirmasi menjelaskan bahwa ada satu korban dengan dua nama yang berbeda. 

Setelah dilakukan pendataan ulang mengenai korban meninggal dunia, posko mencatat hanya 5 orang yang meninggal dengan identitas sebagai berikut:

1. Saimah mustafa (90), warga Desa Nyofifi, Bacan timur.

2. Asfar Mukmat (25), warga Desa Gane Dalam, Gane Barat Selatan.

3. Aina amin (58), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan.

4. Biji Siang Kale (63), warga Desa Gane Luar, Gane Timur Selatan.

5. Sagaf Girato (50), warga Desa Yomen, Jorongga.

 

 

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mencuri Sawit untuk Beli Beras, Seorang Ibu Divonis 7 Hari Penjara

Mencuri Sawit untuk Beli Beras, Seorang Ibu Divonis 7 Hari Penjara

Regional
Disuruh Jaga Posko Covid-19, PNS Pemkot Surabaya Malah Nyabu di Hotel

Disuruh Jaga Posko Covid-19, PNS Pemkot Surabaya Malah Nyabu di Hotel

Regional
Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Masjid di Palembang Mulai Diizinkan Gelar Shalat Jumat Berjemaah

Regional
Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Hakim Vonis Mati 4 Pengedar Sabu Seberat 41 Kg di Kaltim

Regional
Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Tak Masuk Wilayah Prioritas Penerapan New Normal, Ini Penjelasan Gubernur Bali

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Pemkot: Setelah Itu Dikasih Warna Apa Lagi?

Regional
Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Truk Tabrak Tronton di Tol, Sopir Tewas

Regional
Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Belum Putuskan Tahun Ajaran Baru, Surabaya Tunggu Pedoman Resmi Kemendikbud

Regional
Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan 'New Normal'

Pemkot Banjarmasin Persiapkan 5 Fase Sebelum Terapkan "New Normal"

Regional
Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Regional
Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Regional
Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Regional
Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Regional
7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X