Gempa Magnitudo 5,2 Kembali Guncang Halmahera Selatan, Warga Panik

Kompas.com - 18/07/2019, 07:12 WIB
Warga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07). dok BBC IndonesiaWarga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07).

AMBON,KOMPAS.com- Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo kembali mengguncang Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Rabu (17/7/2019) malam.

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, episentrum gempa berada pada titik koordinat 0.97 Lintang Selatan dan 128.74 Bujur Timur atau berjarak 129 kilometer timur Obi, dan 143 kilometer timur Labuha, Maluku Utara pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski begitu, gempa tersebut cukup dirasakan getarannya di wilayah tersebut.

Baca juga: Halmahera Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari Pasca-gempa

Rifai, salah seorang warga Bacan, Halmahera Selatan mengaku getaran gempa membuat warga panik hingga keluar dari rumah-rumah mereka.

“Getarannya cukup kuat, tadi kami keluar rumah semua. Ya warga panik juga,” kata Rivai saat dihubungi via telepon selulernya.

Dia mengaku, hampir setiap jam warga selalu merasakan getaran gempa setelah gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang wilayah tersebut.

”Kejadian seperti ini sudah sering terjadi hampir setiap hari kita selalu keluar rumah saat gempa susulan terjadi,” katanya.

Baca juga: 61 Gempa Susulan Terjadi Pasca-gempa Mangnitudo 7,2 Halmahera Selatan

Pascagempa magnitudo 7,2, tercatat sudah lebih dari 100 kali gempa susulan mengguncang wilayah Halmahera Selatan.

BMKG telah memperingatkan warga di Halmahera Selatan untuk dapat mengindari bangunan dan sebaiknya keluar ke tempat terbuka.  



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X