Kompas.com - 18/07/2019, 07:00 WIB
Sebuah foto memperlihatkan sebuah mobil penganten dengan pelat married berhenti di pinggir jalan. Dalam caption akun Instagram yang memposting foto itu, menyebutkan bahwa mobil tersebut ditindak oleh polisi karena menggunakan TNKB tidak sesuai aturan. Tangkapan layar InstagramSebuah foto memperlihatkan sebuah mobil penganten dengan pelat married berhenti di pinggir jalan. Dalam caption akun Instagram yang memposting foto itu, menyebutkan bahwa mobil tersebut ditindak oleh polisi karena menggunakan TNKB tidak sesuai aturan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu muncul sebuah foto polisi yang terlihat tengah menghentikan sebuah mobil pengantin. Foto tersebut viral dan menjadi perbincangan netizen di media sosial.  

Foto yang diunggah salah satu akun instagram @bandungtalk itu mendapatkan respons dari sejumlah netizen.

Caption foto di akun itu menuliskan Wakasat Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) tidak sesuai dengan aturan. 

Foto ini mendapatkan komentar yang bermacam, mulai dari komentar negatif, nyeleneh, hingga komentar yang mendukung tindakan kepolisian. 

"Enggak bisa liat seneang dikit dasar polisi, namanya juga hari spesial paling juga sementara," komentar salah satu netizen. 

"Mau acara spesial..mau hari spesial kalo menggunakan kendaraan di jalan umum ya harus ikuti aturan..ulah sangeunahna kumaha kuring..teu bisa kitu..satu pak tindak ajah..tong di wilah-wilah," komen netizen lainnya.

Baca juga: Menolak Ditilang, Pemuda di Pamekasan Bertengkar dengan Polantas

Komentar-komentar netizen ini mewarnai postingan tersebut. Namun, bagaimana kisah sebenarnya dari peristiwa itu.

Saat di konfirmasi, Wakasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo membenarkan adanya peristiwa penindakan itu. 

Menurutnya, foto itu terjadi di Jalan Dr Djunjunan Kota Bandung, Minggu (14/7/2019) sekira pukul 16.30 WIB. Saat itu, dirinya dan petugas Satuan Lalu Lintas Polrestabes tengah melakukan patroli penindakan.

Bayu melihat ada kendaraan yang parkir di sekitar jalan tersebut. Padahal sepanjang Jalan Dr Djunjunan itu terdapat rambu lalu lintas dilarang parkir. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X