Cerita di Balik Foto Viral Mobil Pengantin Berpelat "Married" Disetop Polisi

Kompas.com - 18/07/2019, 07:00 WIB
Sebuah foto memperlihatkan sebuah mobil penganten dengan pelat married berhenti di pinggir jalan. Dalam caption akun Instagram yang memposting foto itu, menyebutkan bahwa mobil tersebut ditindak oleh polisi karena menggunakan TNKB tidak sesuai aturan. Tangkapan layar InstagramSebuah foto memperlihatkan sebuah mobil penganten dengan pelat married berhenti di pinggir jalan. Dalam caption akun Instagram yang memposting foto itu, menyebutkan bahwa mobil tersebut ditindak oleh polisi karena menggunakan TNKB tidak sesuai aturan.

"Saat itu kita patroli penindakan di Jalan Dr Djunjunan, kalau sore kan jalan tersebut dilalui kendaraan yang pulang dari Bandung menuju tol. Juga biasanya padat oleh parkir-parkir, padahal kan sepanjang jalan itu enggak boleh parkir," jelas Bayu yang dihubungi Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Pengemudi Mobil Berstiker Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis Ditilang Polisi

Bayu kemudian mendekati kendaraan yang parkir tersebut dan mendapati bahwa kendaraan itu ternyata kendaraan pengantar pengantin. Hal tersebut diperkuat oleh pengakuan pengemudi dan ornamen hiasan seperti karangan bunga berpita terpasang di depan kap mobil tersebut.

 "Ada satu kendaraan, lagi berada di pinggir jalan, tadinya mau kita usir karena dia parkir sembarangan, kan sepanjang Jalan Djunjunan itu dilarang parkir," katanya. 

Mobil pengantin itu pun semakin tegas terlihat saat Bayu melihat pelat nomor kendaraan bertuliskan "married". Tentunya kendaraan itu tidak hanya melanggar aturan larangan parkir saja, tapi juga melanggar ketentuan TKNB.

"Setelah kita deketin kok ada yang lebih aneh lagi, adanya tulisan itu, pelat nomornya tulisan nya married," tuturnya.

Namun ternyata, kendaraan pengantar pengantin yang berhenti itu ini bukan karena sengaja parkir di jalan , melainkan tengah mengganti ban mobil yang kempes. 

"Pas kita turun deketin, rupanya dia lagi betulin ban yang kempes, sepertinya ban cadangannya," katanya. 

Melihat kondisi itu, polisi tidak menindak pengemudi tersebut melainkan hanya mengingatkan pengendara untuk tidak melanggar aturan yang ada.

"Enggak ditilang, hanya diingatkan saja. Karena setelah kita cek surat-suratnya ada, pelat nomor aslinya juga ada di dalam kendaraan itu," kata Bayu.

Bayu membenarkan bahwa kendaraan memang sempat digunakan untuk mengantar pengantin.

Akhirnya polisi meminta pengendara untuk memasang pelat nomor asli.

"Kendaraan itu dilepas tidak ditindak, jadi hanya diingatkan saja," katanya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Unsur Pimpinan BRI Kanwil Malang Terkonfirmasi Positif Corona

7 Unsur Pimpinan BRI Kanwil Malang Terkonfirmasi Positif Corona

Regional
Kronologi Penangkapan Seluruh Terduga Pemerkosa Ibu Muda di Bangkalan

Kronologi Penangkapan Seluruh Terduga Pemerkosa Ibu Muda di Bangkalan

Regional
Protes Nama Calon di Pilkada, Kader dan Simpatisan DPD II Golkar Blokade Jalan Protokol

Protes Nama Calon di Pilkada, Kader dan Simpatisan DPD II Golkar Blokade Jalan Protokol

Regional
Satu Jasad Pekerja WNI Ditemukan di 'Freezer' Kapal Nelayan China

Satu Jasad Pekerja WNI Ditemukan di "Freezer" Kapal Nelayan China

Regional
Wali Kota Ambon Ungkap Alasan Minta Mobil PCR ke Menkes

Wali Kota Ambon Ungkap Alasan Minta Mobil PCR ke Menkes

Regional
iPhone Rp 20 Juta Dijambret, Alena Kartaeva, WNA Rusia Menangis di Jalan

iPhone Rp 20 Juta Dijambret, Alena Kartaeva, WNA Rusia Menangis di Jalan

Regional
Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulsel Divonis 6 Bulan Penjara

Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulsel Divonis 6 Bulan Penjara

Regional
Bupati Ponorogo: Pondok Gontor Klaster Baru Covid-19

Bupati Ponorogo: Pondok Gontor Klaster Baru Covid-19

Regional
6 Santri Baru Pondok Gontor Positif Covid-19, 117 Orang Diduga Kontak Dekat

6 Santri Baru Pondok Gontor Positif Covid-19, 117 Orang Diduga Kontak Dekat

Regional
Pura-pura Terima Telepon, Seorang Pria di Tegal Jambret HP Bocah 10 Tahun

Pura-pura Terima Telepon, Seorang Pria di Tegal Jambret HP Bocah 10 Tahun

Regional
Akun IG Diduga Milik Petugas P2TP2A Tersangka Pencabulan Dicaci Maki Warganet

Akun IG Diduga Milik Petugas P2TP2A Tersangka Pencabulan Dicaci Maki Warganet

Regional
Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Regional
Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Regional
Diajak 'Wikwik' Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Diajak "Wikwik" Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Regional
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X