Kasus Istri 2 Kali Bacok Suami: Kerap Diminta Berhubungan Badan 2 Bulan Setelah Melahirkan

Kompas.com - 17/07/2019, 08:52 WIB
Am (kanan) didampingi kerabatnya di Polsek Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOAm (kanan) didampingi kerabatnya di Polsek Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (15/7/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com — Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh seorang istri Am (43) terhadap suaminya sendiri Maman (47) di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019), diduga  dipicu kerapnya diminta berhubungan badan oleh suaminya.

Padahal, warga Kampung Ciherang RT 010 RW 009 Desa Gunungmalang, Kecamatan Cikidang, itu baru dua bulan melahirkan anak ketiganya.

Bahkan ia belum sempat memasang alat kontrasepsi sesuai program Keluarga Berencana (KB).

"Hasil penyelidikan sementara, suaminya itu terus merayu dan minta dilayani hubungan badan, padahal istrinya baru dua bulan melahirkan, dan air susu ibu (ASI) kering," ungkap Kepala Polsek Cikidang AKP Sunarto kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Diduga Alami Depresi, Seorang Istri 2 Kali Bacok Suaminya

Dia menuturkan pihaknya terus mendalami perkara dugaan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di wilayah hukumnya.

Ia mengatakan sudah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya dari tetangga dan keluarga korban.

"Kalau Am sampai sore ini sudah sedikit-sedikit dimintai keterangan, tapi kondisinya masih banyak melamun," kata mantan Kasubag Humas Polres Sukabumi itu.

Adapun suaminya, Maman, lanjut dia, masih menjalani perawatan tim medis di RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Selasa ini, penyidik Unit Reskrim Polsek Cikidang mencoba menginterogasi korban Maman di rumah sakit.

"Nanti hasilnya saya sampaikan ya," ujarnya.

Baca juga: 6 Fakta Suami Bacok Istri karena Menolak Ajakan Berhubungan Badan

Diberitakan sebelumnya Maman mengalami sejumlah luka akibat dibacok istrinya, Minggu (14/7/2019).

Warga Kampung Ciherang RT 010 RW 009 Desa Gunungmalang, Kecamatan Cikidang, itu mengalami luka bacok dan kini masih dirawat di RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Diduga Am mengalami depresi. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X