Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Kompas.com - 16/07/2019, 20:28 WIB
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita saat menyalurkan bantuan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelurahan Sudiang, Makassar, Selasa (16/7/2019).  HENDRA CIPTOMenteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita saat menyalurkan bantuan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelurahan Sudiang, Makassar, Selasa (16/7/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, seluruh korban gempa di Maluku Utara dan Bali mendapatkan bantuan Rp 15 juta per orang.

Bantuan itu juga diberikan untuk keluarga dari korban meninggal.  

“Kita berdoa agar korban meninggalnya sedikit. Tapi berapa pun korban meninggalnya, kita akan pasti bantu dengan santunan dan setiap korbannya disantuni Rp 15 juta,” kata Agus saat menyalurkan bantuan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelurahan Sudiang, Makassar, Selasa (16/7/2019).  

Baca juga: Pasca-gempa Bali, 23 Titik Kerusakan Terpantau di Badung, Paling Banyak di Kuta Selatan

Kemensos, kata Agus, juga memiliki program perbaikan rumah  yang rusak akibat gempa bumi. Bagi rumah rusak ringan, akan dimasukkan ke dalam program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni).

Terkait logistik bagi para korban juga sudah disalurkan.

“Bantuan logistik kita sudah hari pertama bencana di Maluku Utara sudah disalurkan berupa makanan, tenda-tenda. Tim relawan kami sudah ada di lokasi membantu para korban bencana,” ujarnya.  

Baca juga: Ini Data Terbaru Jumlah Bangunan Terdampak Gempa Maluku Utara

Agus mengatakan, pihaknya masih melakukan assessment terkait gempa Bali yang baru Selasa pagi terjadi.

“Jadi dimana pun bencana yang terjadi di Indonesia, ada SOP nya penyaluran bantuan. Sudah dibuat tenda pengungsian dan dapur-dapur umumnya. Termasuk dengan pakaian ibu-ibu dan anak-anak. Kita juga ada program trauma healing untuk mengurangi trauma-trauma para korban bencana alam dan timnya sedang bekerja,” ujarnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X