Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Kompas.com - 16/07/2019, 20:00 WIB
IlustrasiKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi

KOMPAS.com - Saat menggerebek sembilan pecandu narkoba yang sedang pesta sabu di Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, petugas dilempari batu oleh warga, Selasa (16/7/2019).

Tak hanya itu, warga juga mengacungkan senjata tajam ke arah petugas yang sedang memburu para tersangka tersebut. Akibatnya, salah satu mobil polisi mengalami kerusakan terkena lemparan batu dari warga. 

Seperti dilansir dari Tribunnews, penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 06.00 WITA itu juga diwarnai suara tembakan dan pukulan tiang listrik.


Menurut Iptu Stevanus Sanam, SH, setelah berhasil meredam perlawanan warga, polisi segera meringkus kesembilan pecandu narkoba tersebut.

"Iya, yang berhasil digerebek yakni 9 orang yang lagi asyik berpesta sabu," ujar Stevanus.

Baca juga: Pasca-gempa Bali, 23 Titik Kerusakan Terpantau di Badung, Paling Banyak di Kuta Selatan

Stevanus menambahkan, operasi penggerebekan tersebut dilakukan tim gabungan dari Polres Palu Sulawesi Tengah dan Polres Nunukan Kalimantan Utara.Sayangnya, satu pelaku yang menjadi target operasi ternyata tidak berada di lokasi.

Namun demikian, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai, sabu 29 gram dan alat isap.

"Kami juga mengamankan uang tunai, sekitar sepuluh juta rupiah," sebut Stevanus.

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Palu Hari Ini: Tangkap 9 Pengguna Sabu, Aparat Polres Palu Sempat Dilempar Batu & Diancam Sajam

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Regional
'Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... '

"Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... "

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X