Kisah Tukang Bakso Keliling Naik Haji Setelah 41 Tahun Menabung

Kompas.com - 14/07/2019, 07:30 WIB
Sugiono Mitoharjo (60), tukang bakso keliling asal Cianjur, Jawa Barat yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini setelah gigih menabung hampir setengah abad atau sejak 1978. Firman TaufiqurrahmanSugiono Mitoharjo (60), tukang bakso keliling asal Cianjur, Jawa Barat yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini setelah gigih menabung hampir setengah abad atau sejak 1978.

CIANJUR, KOMPAS.com – Menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah tentu menjadi keinginan setiap Muslim, tak terkecuali dengan Sugiono Mitoharjo (60).

Namun, untuk bisa menunaikan rukun Islam yang kelima itu rupanya bukan perkara yang mudah bagi Sugiono. Terlebih ia hanya seorang tukang bakso keliling dengan pendapatan yang tidak menentu.

Ditemui di rumahnya di Dusun IV RT 003/014, Kampung Sukasari, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (12/7/2019) pagi, Sugiono bercerita tentang perjuangannya untuk bisa menunaikan ibadah haji.

Butuh waktu 41 tahun atau nyaris setengah abad bagi Sugiono untuk bisa mewujudkan impiannya itu.

“Insyaa Allah tanggal 28 Juli nanti saya berangkat haji bareng istri. Saya berangkat dengan kloter 71,” kata Sugiono kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Menabung 26 Tahun dari Mengais Botol Bekas, Pemulung Ini Akhirnya Naik Haji

Sugiono tampak tak sanggup menutupi perasaan bahagianya. Pasalnya, 41 tahun tentu bukan waktu yang sebentar bagi kakek enam cucu itu.

“Saya mulai menabung tahun 1978. Itu (tabungan) memang saya niatkan untuk naik haji, entah kapan berangkatnya, pokoknya terus saja nabung sejak itu,” tutur Sugiono.

Setiap hari, ia rajin menyisihkan sedikit demi sedikit uang dari pendapatannya berjualan bakso.

Uang yang ditabung tergantung dari penghasilannya saat itu. Jika saat itu baksonya laris, Sugiono bisa menyisihkan uangnya untuk ditabung lebih banyak. 

Tabungan haji

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Regional
Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X