Sekitar 5.000 Anjing di Garut Bakal Disuntik Vaksin Rabies

Kompas.com - 11/07/2019, 15:46 WIB
Petugas saat memberikan vaksinasi anjing untuk mencegah penyebaran virus rabies KOMPAS.com/SYARIFUDINPetugas saat memberikan vaksinasi anjing untuk mencegah penyebaran virus rabies

GARUT, KOMPAS.com -Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan 5.500 paket suntikan anti rabies gratis untuk mengantisipasi penyebaran penyakit rabies di Garut.

"Dari Badan Karantina ada 2.000 vaksin, provinsi 2.500 vaksin dan Pemkab Garut 1.000 vaksin," ujar Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat Tatang Kusmayadi seusai acara pemberian vaksin rabies gratis oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian di GOR Ciateul, Tarogong Kidul, Kamis (11/7/2019).

Dengan jumlah vaksin tersebut, menurut Tatang, diharapkan penyebaran rabies di Garut bisa tertanggulangi. Apalagi, jumlah populasi anjing di Garut yang belum diberi vaksin juga tidak sampai 5.000 ekor.

"Populasi (anjing) yang terpelihara disini sekitar 5.000, jadi lebih,"kata Tatang.

Tatang menuturkan, Jawa Barat sendiri untuk program Jawa Barat bebas rabies menyiapkan 40.000 dosis vaksin rabies. Sebanyak 2.500 dosis di antaranya diberikan untuk Kabupaten Garut.

Baca juga: Bima Darurat Rabies, 174 Warga Jadi Korban Gigitan Anjing Gila

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, bantuan vaksin rabies ini tentu sangat berarti bagi Kabupaten Garut agar bisa bebas dari rabies. Garut mencanangkan pada 2024 bisa terbebas sepenuhnya dari rabies.

Kepala Badan Karantina Kementan Ali Jamil mengatakan, rabies menjadi salah satu penyakit yang disebarkan hewan ke manusia, yang menjadi penyebab kematian cukup tinggi.

Tujuan pemberian vaksin, menurut Ali, untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa rabies dapat dicegah penyebarannya dengan penerapan vaksin yang disiplin dan berkelanjutan.

Baca juga: Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo Nugroho mengatakan, frekuensi lalu lintas anjing sebagai hewan penyebar rabies dari Pulau Jawa ke Sumatera melalui pelabuhan Merak, terbilang cukup tinggi.

Untuk itu, menurut Raden, pihaknya membuat syarat berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dinas dan bukti vaksinasi berupa kartu vaksinasi hewan bagi warga yang membawa anjing melintasi pulau. Dokumen itu menjadi jaminan hewan tersebut bebas dari rabies.

Baca juga: Digigit Anak Anjing Liar, Pemuda di Bali Meninggal karena Rabies



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X