Universitas Brawijaya Terima 5.615 Mahasiswa dari SBMPTN, Saintek Terbanyak

Kompas.com - 10/07/2019, 15:40 WIB
Suasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSuasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (4/7/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 5.615 calon mahasiswa diterima di Universitas Brawijaya (UB) melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.

Rinciannya, sebanyak 3.627 calon mahasiswa diterima di program studi (prodi) sains dan teknologi (saintek). Kemudian, 1.988 calon mahasiswa diterima di prodi sosial humaniora (soshum).

Sementara itu, dari jumlah total calon mahasiswa yang diterima, sebanyak 827 orang melalui jalur bidik misi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Brawijaya Aulanni'am mengatakan, jumlah pendaftar SBMPTN yang diterima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan, yakni 40 persen dari kuota penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya pada 2019.

"Jumlah calon mahasiswa yang diterima total 5.615. Sebanyak 40 persen dari pagu mahasiswa baru," kata Aulanni di Rektorat Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Peringkat SBMPTN 2019: 10 PTN Paling Banyak Diminati Pejuang SBMPTN

Aulanni mengatakan, kriteria kelulusan SBMPTN di Universitas Brawijaya hanya diambil dari hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Berbeda dengan sebagian perguruan tinggi negeri lain yang masih menerapkan kriteria selain nilai UTBK.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, dengan hanya berdasarkan pada nilai UTBK, perguruan tinggi negeri dapat memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pendaftar.

"Kami tidak membedakan kelas. Tapi semua diberikan kesempatan untuk memilih UB," kata Aulanni.

Baca juga: UGM Menerima 3.131 Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Saintek Lebih Diminati

Baca juga: Unhas Terima 4.111 Mahasiswa di Jalur SBMPTN, Kedokteran Jadi Favorit Pendaftar

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Kearsipan dan Humas Universitas Brawijaya, Kotok Guritno mengatakan, setiap calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus SBMPTN di Universitas Brawijaya harus melakukan registrasi ulang pada 10 - 13 Juli 2019.

"Daftar ulang mulai tanggal 10 Juli sampai 13 Juli. Lengkapnya di selma.ub.ac.id," kata Kotok.

Universitas Brawijaya menjadi kampus favorit pendaftar SBMPTN 2019. Jumlah pendaftar yang memilih UB sebanyak 55.871 orang. Pendaftar terdiri dari prodi saintek sebanyak 33.987 dan soshum sebanyak 21.884.

Baca juga: Peringkat SBMPTN 2019: 10 PTN dengan Nilai Rerata Tertinggi Soshum



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X