Penyebab Suara Gemuruh dan Sinar Api di Gunung Karangetang

Kompas.com - 10/07/2019, 14:55 WIB
Sinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam. Dok. Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDMSinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam.

MANADO, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menganalisis penyebab suara gemuruh guguran dan munculnya sinar api di Gunung Karangetang, Sulawesi Utara, pada Selasa (9/7/2019) kemarin.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan mengatakan, berdasarkan analisis sementara, kejadian tersebut berhubungan dengan adanya fluktuasi jumlah kejadian gempa fase banyak.

"Biasanya, jumlah gempa fase banyak, kurang lebih lima kejadian per hari. Hanya khusus untuk kemarin, mencapai lebih dari lima kejadian per hari," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Suara Gemuruh Gunung Karangetang Terdengar dan Muncul Sinar Api

Hendra menjelaskan, berdasarkan periode pengamatan Rabu ini, pada pukul 00.00-06.00 Wita, aktivitas Gunung Karangetang terekam terjadi gempa-gempa fase banyak dan vulkanik dangkal.

Sedangkan, secara visual Gunung Karangetang mengeluarkan asap dan itu terjadi di dua kawah.

Berdasarkan pengamatan, kawah utama mengeluarkan asap berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 sampai 200 meter. Kemudian, kawah dua mengeluarkan asap putih tebal dengan tinggi lebih kurang 50 meter.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih tetap level III atau siaga," kata dia.

Baca juga: PVMBG Sebut Gunung Karangetang Berulang Muncul Sinar Api dan Luncurkan Guguran Lava

Baca juga: Gunung Karangetang Keluarkan Guguran Lava dan Asap Setinggi 700 Meter

Untuk itu, warga dan pengunjung atau wisatawan diimbau agar tidak mendekat, juga tidak melakukan pendakian dan beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya, yakni radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama.

Selain itu, tidak beraktivitas di area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Kemudian, warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Mencuri dengan Menyamar Jadi Wanita Berhijab Panjang

Pria Ini Mencuri dengan Menyamar Jadi Wanita Berhijab Panjang

Regional
Dalam Sepekan, Polisi Tangkap 10 Bandar Narkoba di Cianjur

Dalam Sepekan, Polisi Tangkap 10 Bandar Narkoba di Cianjur

Regional
Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom di Rumah Nenek Terduga Teroris

Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom di Rumah Nenek Terduga Teroris

Regional
20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan

20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Seorang Nenek karena Curiga Ada Bahan Peledak

Densus 88 Geledah Rumah Seorang Nenek karena Curiga Ada Bahan Peledak

Regional
Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Regional
Soal Teluk Benoa, Gubernur Bali Minta Menteri Luhut Diam Saja

Soal Teluk Benoa, Gubernur Bali Minta Menteri Luhut Diam Saja

Regional
Masyarakat Diajak Sambut Pelantikan Presiden dengan Riang Gembira

Masyarakat Diajak Sambut Pelantikan Presiden dengan Riang Gembira

Regional
Tak Hanya Diperkosa Ayah Tiri dan Diusir Ibu Kandung, Remaja Ini Juga Cari Nafkah

Tak Hanya Diperkosa Ayah Tiri dan Diusir Ibu Kandung, Remaja Ini Juga Cari Nafkah

Regional
Tanpa Sepengetahuan Suami, Korban Mutilasi Kirim Uang ke Terdakwa Rp 70 Juta

Tanpa Sepengetahuan Suami, Korban Mutilasi Kirim Uang ke Terdakwa Rp 70 Juta

Regional
Rencana Sopiri Jokowi, Bupati Penajam Paser Utara Akan Tunjukkan Jalan Rusak

Rencana Sopiri Jokowi, Bupati Penajam Paser Utara Akan Tunjukkan Jalan Rusak

Regional
Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak

Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak

Regional
Tersangka Pembunuhan Terungkap karena Tak Hadir Saat Olah TKP

Tersangka Pembunuhan Terungkap karena Tak Hadir Saat Olah TKP

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Miliki Bahan Bom 4 Kg di Poso

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Miliki Bahan Bom 4 Kg di Poso

Regional
Ada Penangkapan Terduga Teroris, Koster Jamin Bali Aman Dikunjungi

Ada Penangkapan Terduga Teroris, Koster Jamin Bali Aman Dikunjungi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X