Disdik Padang Enggan Patuhi Imbauan Ombudsman Soal Bangku Kosong SMP

Kompas.com - 09/07/2019, 16:34 WIB
Ilustrasi PPDB RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi PPDB

 

PADANG, KOMPAS.com - Imbauan Ombudsman Sumatera Barat agar Dinas Pendidikan Kota Padang membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) SMP untuk mengisi bangku kosong tidak bisa serta merta dipatuhi.

Dinas Pendidikan menilai tidak ada dasar hukum yang kuat untuk membuka kembali pendaftaran PPDB untuk mengisi bangku kosong.

"Tidak ada dasar hukum yang kuat untuk membuka pendaftaran lagi. Pendaftaran sudah ditutup dan tidak bisa dibuka lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Barlius yang dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Barlius menyebutkan untuk bangku yang kosong akan diserahkan kepada kepala sekolah untuk mengisinya. Bagaimana bentuk seleksinya diserahkan kepada kepala sekolah.

Baca juga: Ini Alasan Banyak Bangku Kosong di SMP Padang

Menurut Barlius, sekolah bisa saja melakukan seleksi sendiri atau memprioritaskan anak-anak di sekitar sekolah.

"Semuanya kita serahkan kepada sekolah untuk mengisinya agar tidak ada bangku yang kosong," tegas Barlius.

Imbauan Ombudsman

Sebelumnya, Ombudsman Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau Dinas Pendidikan Kota Padang supaya menggelar kembali pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Kota Padang untuk mengisi bangku yang masih banyak kosong.

Baca juga: Bangku Kosong Masih Banyak, 32 Orangtua Laporkan PPDB SMP Kota Padang ke Ombudsman

"Kita imbau supaya Disdik Padang membuka kembali pendaftaran PPDB untuk mengisi bangku kosong di SMP di Padang," ujar Plt Kepala Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi yang dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Adel menyebutkan berdasarkan laporan 32 orangtua ke Ombudsman ditemukan masih banyak bangku kosong hampir di semua SMP di Kota Padang.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X