Macan Kumbang Slamet, Takut Saat Lihat Manusia hingga Dipasangi GPS

Kompas.com - 09/07/2019, 11:11 WIB
Macan tutul/kumbang (Panthera pardus melas) dalam kandang angkut siap dievakuasi ke TNGC di PPSC Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019) BUDIYANTOMacan tutul/kumbang (Panthera pardus melas) dalam kandang angkut siap dievakuasi ke TNGC di PPSC Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019)

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seekor macan tutul/ macan kumbang jawa (Panthera pardus melas) yang diberi nama Slamet Ramadhan akan dilepas di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kuningan, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Satwa liar dilindungi ini sempat masuk pemukiman Kampung Cimalingping, Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang, Subang, Sabtu (1/6/2019). Slamet bahkan melukai seorang warga, Juju Juangsih (62).

Sebelum dilepas, karnivora besar ini mendapatkan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Nyalindung, Sukabumi sejak 28 Juni hingga 8 Juli 2019.

"Kondisi macan tutul sudah siap di-release, rencanaya besok (Selasa)," ujar Kepala Bidang Wilayah ll Soreang - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Pupung Purnawan kepada Kompas.com di PPSC Nyalindung, Sukabumi, Senin (8/7/2019) petang.

Baca juga: Kisah Slamet Ramadhan, Macan Kumbang yang Bikin Geger karena Masuk Rumah Warga

Pupung menuturkan, kondisi satwa siap dilepas berdasarkan data dari para dokter hewan yang menanganinya di PPSC. Tim dokter hewan telah menanganinya baik secara fisik maupun psikologi satwa.

"Di sini (PPSC), macan tutul ini sudah mendapatkan penanganan selama seminggu. Dan petang ini dengan perjalanan malam akan dievakuasi ke Kuningan," ujar mantan Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Papua.

Macan tutul/kumbang (Panthera pardus melas) dalam kandang angkut siap dievakuasi ke TNGC di PPSC Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019)BUDIYANTO Macan tutul/kumbang (Panthera pardus melas) dalam kandang angkut siap dievakuasi ke TNGC di PPSC Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019)
Kondisi sehat

Dokter hewan dari Direktorat Jenderal  Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE) Dedi Candra mengatakan, secara umum, macan tutul jantan ini dalam kondisi baik. Pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan fisik dan laboratorium yang hasilnya dalam ketegori baik.

Dari pemeriksaan perilakunya, macan tutul berusia remaja ini masih bisa makan dan sifat liarnya pun masih sangat terlihat.

"Hal ini ditandai dengan menghindari kontak dengan manusia. Bila ada orang langsung sembunyi. Di sini (PPSC) ada fasilitas yang memang satwanya bisa bersembunyi, ada semak-semaknya," kata Dedi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

New Normal Segera Dimulai, Warga Tak Sabar Ingin ke Pantai

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 1 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 1 Juni 2020

Regional
Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Tak Mau Menyerah, Penyerang Polisi di Kalsel Tewas Ditembak

Regional
Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Seorang Perempuan di Jambi Diduga Diculik, Disekap 2 Pria di Dalam Mobil

Regional
Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Berpamitan, ke Mana Risma Setelah Tak Lagi Menjabat?

Regional
Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Polsek di Kalsel Diserang OTK, Satu Polisi Tewas, Mobil Patroli Dibakar

Regional
Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Pamit ke Warga Surabaya, Risma Nostalgia Soal Banjir, Ini Pesannya

Regional
Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang ke Selokan oleh Ibunya, Ini Alasannya...

Regional
Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Gadis Ini Bunuh dan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan ke Selokan karena Ingin Menikahi Pria Lain

Regional
Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Peti Mati yang Hanyut di Sungai Belo Ternyata Kosong

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyumas Terus Bertambah, PDP Naik

Regional
Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X