DPD Golkar Kota Cirebon: Toto Dicopot Bukan karena Jelang Munas

Lili Eliyah bersama Agung Supirno menunjukan Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat tentang penunjukan Lili Eliyah sebagai Ketua PLT Partai Golkar DPD Kota Cirebon, Minggu (7/7/2019) petang. MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Lili Eliyah bersama Agung Supirno menunjukan Surat Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat tentang penunjukan Lili Eliyah sebagai Ketua PLT Partai Golkar DPD Kota Cirebon, Minggu (7/7/2019) petang.

CIREBON, KOMPAS.com — Sejumlah anggota dan pengurus DPD Partai Golkar Kota Cirebon Jawa Barat menggelar rapat persiapan musyawarah daerah luar biasa (musdalub) di kantor DPD Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Minggu (7/7/2019).

Musdalub akan segera dilakukan setelah Toto Sunanto dinyatakan tidak lagi menjabat ketua DPD Golkar Kota Cirebon karena diduga melakukan pelanggaran administrasi dan dugaan penggelapan dana.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon Lili Eliyah menyampaikan, dirinya mendapatkan mandat sebagai Ketua Plt tertanggal 1 Juli 2019. Mandat itu dia terima dalam bentuk surat berisi lima lembar yang ditandatangani ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi.


Baca juga: Ketua DPD Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Alasannya

Dalam surat itu, penunjukan dirinya sebagai Plt didasari adanya pernyataan mosi tidak percaya dari lima pengurus kecamatan kepada Ketua DPD Golkar Toto Sunanto. Surat itu kemudian direspons DPD Provinsi Jawa Barat dengan penonaktifan Toto dan menunjuk Plt-nya.

“Ada alasannya, berdasarkan mosi tidak percaya dari lima PK (pengurus kecamatan). Tanggalnya kalau tidak salah 18 Juni. Dan, saya ditugaskan untuk melaksanakan roda organisasi sesuai AD/ART untuk menata ulang dan terpenting mengantarkan musdalub. Untuk kelancaran musdalub saya boleh mengambil tindakan untuk melaksanakan musdalub yang akan digelar secepatnya,” kata Lili kepada Kompas.com, Minggu petang.

Lili mengaku tidak mendengar masalah pencopotan Toto Sunanto didasari karena dukung-mendukung calon ketua umum pada munas Golkar. Ia hanya mengetahui bahwa pemecatan itu karena adanya mosi tidak percaya saja.

Menurut Lili, kalau soal dukung-mendukung harus melalui kesepakatan bersama di dalam rapat pleno.

“Saya rasa enggak ada ya itu, yang saya dengar masalah dukung-mendukung. Yang saya tahu itu mosi tidak percaya dari PK karena kalaupun dukung-mendukung harus melalui mekanisme benar melalui rapat pleno. Kemarin itu belum, dan belum disepakati. Kami membawa suara partai bukan suara pribadi,” kata Lili.

Baca juga: Dipecat dari Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Toto Sunanto Melawan

Pada kesempatan Minggu petang, Lili menggelar rapat terkait persiapan musdalub dengan mengundang seluruh pihak, antara lain pengurus kecamatan, pengurus kelurahan, Hasta Karya, Soksi, Kosgoro, Ampi, dan lainnya yang memiliki hak suara dalam musdalub. Lili ingin musdalub dapat digelar secepatnya. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X