Ketua DPD Golkar Kota Cirebon Dipecat, Ini Alasannya

Kompas.com - 07/07/2019, 11:41 WIB
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi . KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi .

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua DPD Golkar Kota Cirebon Toto Sunanto dipecat dari jabatannya terhitung sejak 18 Juni 2019. Toto diberhentikan karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran. 

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, pemberhentian Toto berdasarkan permintaan seluruh pimpinan Golkar kecamatan di Cirebon yang berjumlah 5.

"Mereka (pimpinan Golkar kecamatan) meminta pemberhentian ketua DPD Golkar Kota Cirebon yang disampaikan pada 18 Juni 2019)," kata Dedi kepada Kompas.com, Sabtu (6/7/2019).

Dedi menyebutkan, ada tiga alasan Toto dipecat dari pimpinan Golkar Kota Cirebon. Pertama, kata Dedi, dana partai poltik 2018 yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

"Dana itu tidak digunakan untuk kepentingan partai menurut laporan bendahara Golkar Kota Cirebon. Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi," kata Dedi.

Baca juga: Kasus Penggelembungan Suara, Seorang Caleg dari Golkar Diperiksa Polisi

Lalu alasan kedua, lanjut Dedi, adalah dana saksi tidak semuanya dipakai. Pada Pemilu 2019 kemarin, beberapa dapil tak memiliki saksi.

"Ketiga adalah pengelolaan organisasi yang buruk. Partai porak poranda," tandas Dedi.

Dedi mengatakan, tiga masalah itu muncul berdasarkan laporan dari pimpinan Golkar kecamatan. Laporan tersebut kemudian diverifikasi oleh tim investigasi DPD Golkar Jabar.

"Kita turunkan tim investigasi, dan tim melaporkan bahwa apa yang disampaikan pimpinan Golkar kecamatan itu diduga mendekati kebenaran. Kita berhentikan (ketua DPD Golkar Kota Cirebon) untuk menjaga marwah partai," tandas Dedi.

Sebagai pengganti Toto, DPD Golkar Jabar menunjuk Lili Eliyah sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kota Cirebon. Lili menjabat pelaksana tugas terhitung sejak 1 Juli 2019.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Pesan Presiden, Golkar Harus Dijaga Tetap Solid

 

Sementara itu, Kompas.com berkali-kali menelepon Toto Suananto baik lewat sambungan telepon maupun melalui aplikasi pesan digital. Namun hingga saat ini, Toto Sunanto belum bisa dikonfirmasi terkait pemecatannya tersebut.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X