Warga Ternate Tetap Mengungsi Meski Status Waspada Tsunami Telah Dicabut

Kompas.com - 08/07/2019, 01:39 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

AMBON,KOMPAS.com-Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut status peringatan dini tsunami pascagempa berkekuatan 7,0 magnitudo yang mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7/2019) malam.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan status waspada di wilayah Maluku Utara setelah adanya peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut.

“Benar. Status peringatan dini tsunami gempa bumi telah diakhiri pada pukul 02.09 WIT tadi,”kata Kepala BMKG Ternate, Kustoro saat dikonfirmasi dari Ambon, Senin dini hari.

Baca juga: BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Gempa Magnitudo 7,0 di Ternate

Meski peringatan waspada tsunami telah resmi dicabut, namun sejumlah warga Ternate masih memilih mengungsi di rumah-rumah kerabatnya.

Abdullah, salah seorang warga kawasan Toboko, yang dihubungi secara terpisah mengaku belum berani kembali ke rumahnya karena khawatir adanya gempa susulan dan juga tsunami.

“Rumah kita (saya) di pesisir pantai biarkan yang lain balik saja kita dan keluarga tetap di sini  dulu, ada banyak orang juga yang belum balik,”katanya kepada Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdullah mengaku dia dan keluarganya memilih mengungsi ke Mangga Dua setelah mendapatkan informasi kalau gempa yang terjadi berpotensi menimbulkan tsunami.

“Waktu di Palu status waspada juga dicabut, ternyata tsunami juga, jadi sebaiknya ikhtiar saja apalagi masih malam,” katanya.

Baca juga: Gempa 7,0 Magnitudo, Warga di Pesisir Pantai Mengungsi ke Lokasi Aman

Senada dengan Abdullah, Rosita Padede warga Toboko mengaku ikut mengungsi bersama warga lainnya karena takut tsunami.

Menurutnya, gempa yang terjadi menimbulkan kepanikan yang luas di masyarakat sehingga mereka pun terpaksa mengungsi.

”Tapi saat ini saya sudah kembali ke rumah lagi, dan ada juga yang masih memantau di pelabuhan. Di sini ramai sekali,”katanya.

Gempa berkekuatan 7.0 magnitudo mengguncang barat daya Ternate, Maluku Utara pada pukul 22.08 WIB. Gempa tersebut berada pada titik koordinat 126.19 Bujur Timur dan 0.54 Lintang Utara dengan kedalaman 49 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG mencatat, setelah gempa 7.0 magnitudo, terjadi gempa susulan sebanyak delapan kali. Sejauh ini belum ada laporan resmi terkait adanya kerusakan akibat gempa tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.