Viral, Video 7 Mahasiswi Acak-acak Minimarket di Makassar

Kompas.com - 05/07/2019, 16:00 WIB
Screenshot video obrak abrik yang dilakukan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Makassar di sebuah mini market yang diunggah akun Makassar_iinfo di instagram, Kamis (4/7/2019). Dok Akun Instagram @makassar_iinfo Screenshot video obrak abrik yang dilakukan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Makassar di sebuah mini market yang diunggah akun Makassar_iinfo di instagram, Kamis (4/7/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com — Sebuah video berisi beberapa wanita yang diduga mahasiswi di Maakssar mengacak-acak minimarket viral di media sosial.

Video berdurasi 57 detik tersebut diunggah akun Makassar_info di Instagram, Kamis (4/7/2019).

Dalam video itu terlihat beberapa wanita yang diduga mahasiswi Universitas Muhammad (Unismuh) Makassar memperlihatkan tingkah laku yang mendapat kecaman netizen

Dalam video itu, salah satu dari mereka terlihat sengaja menjatuhkan beberapa buah kertas tisu dan makanan ringan yang disimpan di rak ke lantai.

Baca juga: Viral, Video Pawang Pukul Kepala Gajah, Ini Klarifikasinya

 

Selain itu, orang yang sama juga terlihat menempelkan bibirnya di bungkusan durian yang berada di dalam lemari es.

"Orang kaya bebas," ujar salah satu perempuan yang ada di dalam video tersebut. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Katanya mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Makassar. . Junjung tinggi attitude dimanapun anda berada..

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on Jul 3, 2019 at 9:16pm PDT

Di akhir video, tujuh wanita itu akhirnya memakan hasil belanjaannya di sebuah ruangan sambil memperlihatkan lokasi yang bertuliskan Universitas Muhammadiyah Makassar. 

Kepala Humas Unismuh Mahmud Nuhung saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ketujuh wanita tersebut merupakan mahasisiwi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Unismuh.

"Betul mahasiswa Fisipol Unismuh," kata Mahmud kepada Kompas.com, Jumat (5/7/2019).

Mahmud mengatakan, pihak kampus menyerahkan masalah itu ke pimpinan Fakultas Fisipol untuk diselidiki. 

"Silakan konfirmasi dekannya untuk masalah ini," katanya. 

Sementara itu, tidak lama setelah video itu viral, ketujuh mahasiswi yang ada di dalam video tersebut langsung meminta maaf ke Indomaret (minimarket) atas tindakan tak terpuji itu. 

Baca juga: Viral Anggota Polisi Gulat dengan Pria Berbadan Kekar

Video permintaan maaf ini juga kembali diunggah akun Makassar_iinfo di Instagram dan telah ditonton hingga 66.066 kali.

"Kami meminta maaf dari hati yang paling dalam. Kami tidak bermaksud untuk merugikan pihak Indomaret. Ini hanya bersifat spontanitas dari kami, dan kami akan bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pihak Indomaret," kata salah satu mahasiswi dalam video tersebut. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X