Taman PUPR Surabaya Bakal Disulap Jadi Taman Bunga, Ini Beragam Fasilitasnya

Kompas.com - 05/07/2019, 11:24 WIB
Bunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQBunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya Ipong Wisnoewardono mengatakan, Taman Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Surabaya akan dibangun dengan konsep seperti taman bunga. Taman juga akan dilengkapi beragam fasilitas.

"Insya Allah tahun ini pembebasan lahannya untuk yang pembuatan jalan penghubung. Sedangkan, untuk pengembangan Taman PUPR, akan dilanjutkan tahun ini juga," kata Ipong, Jumat (5/7/2019).

Ipong mengatakan, tahun ini pihaknya juga menargetkan pembangunan zona-zona di Taman PUPR bisa segera rampung.

Salah satunya, membangun jogging track dan area bermain anak. Kemudian, membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang berfungsi untuk mengolah air payau menjadi tawar.

IPAL itu nantinya akan digunakan untuk menyirami tanaman di Taman PUPR.

"Karena kami posisinya di sini sulit air, kami sudah ngebor sekitar 70 meter, itu kondisi airnya masih payau. Ini sebenarnya sudah ada (IPAL) tinggal penyempurnaan," kata Ipong.

Baca juga: Indahnya Taman Bunga Alamanda yang “Instagramable” di Jogja

Sebelumnya, Pemkot Surabaya sudah melakukan penanaman pohon dan pembuatan biopori untuk mendukung konsep taman berbunga di Taman PUPR tersebut. Menurut Ipong, ada 100 lebih pohon dengan berbagai jenis yang di tanam di Taman PUPR.

Beberapa di antaranya, pohon Jacaranda, Pule, Sepatu Dea (spathodea), dan Tabebuya Kuning.

Sementara itu, Pemkot Surabaya akan membangun jembatan penghubung di Taman Harmoni Keputih dan Taman PUPR. Hal itu dilakukan agar masyarakat tak perlu lagi melewati jalan umum saat menuju Taman Harmoni dan Keputih.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Regional
Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X