Residivis Narkoba Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi

Kompas.com - 04/07/2019, 14:28 WIB
Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah menunjukkan barang bukti berupa senpi milik pelaku Doni Kurniawan (34). Selain itu, petugas juga mengamankan Kiki Merdekawati (38) yang didug adalah pemilik barang, Kamis (4/7/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah menunjukkan barang bukti berupa senpi milik pelaku Doni Kurniawan (34). Selain itu, petugas juga mengamankan Kiki Merdekawati (38) yang didug adalah pemilik barang, Kamis (4/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Doni Kurniawan (34) yang merupakan residivis pengedar narkoba tewas tertembus peluru, setelah terlibat baku tembak dengan aparat Polresta Palembang.

Dia tewas ditembak ketika akan ditangkap di kawasan Jalan Ratu Prawira Alamsyah, Kecamatan Gandus.

Informasi yang dihimpun, penangkapan bermula ketika petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka Doni yang diduga telah menjadi kurir narkoba.

Setelah penyelidikan dilakukan, petugas memancing pelaku keluar dengan menyamar sebagai pembeli narkoba.

Baca juga: Mengaku Hanya Pengguna Narkoba, Henry Boomerang Ingin Direhabilitasi

Namun, saat bertemu di depan salah satu mini market, Doni ternyata mengetahui jika pembelinya adalah seorang polisi.

Ia lalu mengeluarkan senjati api dan langsung menembak ke arah petugas.

Tembakan itu pun dibalas polisi. Doni tewas di tempat usai peluru menembus dadanya.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, selain Doni, mereka juga mengamankan rekan pelaku yakni Kiki Merdekawati (38).

Perempuan tersebut adalah istri dari seorang bandar narkoba yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pakjo Palembang.

"Kami amankan 200 pil ekstasi dari tersangka. Dia adalah residivis," kata Didi, di ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Gelapkan dan Jual Truk Perusahaan Rp 50 Juta, Pasutri Gunakan Uangnya untuk Pesta Narkoba

Didi melanjutkan, Kiki diduga adalah pemilik dari 200 pil ekstasi tersebut. Ketika akan menjual narkoba, Kiki selalu mengutus Doni untuk mengantarkan barang haram itu ke pemesan.

"Keduanya adalah bandar dan pengedar. Sekarang masih kami kembangkan, ekstasi tersebut didapatkan dari siapa dan di mana," ujar Didi.

Sementara itu, Kiki yang berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Palembang membantah jika ekstasi tersebut miliknya. 

Namun, Kiki mengaku mememang mengenal sosok Doni. "Doni saya kenal, tapi kalau barang itu bukan punya saya," kata Kiki.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Regional
Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Regional
Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X