Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo Jadi Kepala BKKBN, Wakil Bupati Jadi Plt

Kompas.com - 02/07/2019, 06:26 WIB
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menaiki kepala Barongan (Dadak merak) penari Reog Ponorogo asal Jawa Timur. Bupati Hasto sempat menari sesaat di atas barong itu. KOMPAS.com/DANI JBupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menaiki kepala Barongan (Dadak merak) penari Reog Ponorogo asal Jawa Timur. Bupati Hasto sempat menari sesaat di atas barong itu.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Wakil Bupati Sutedjo menjabat Pelaksana Tugas Bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ia mengisi posisi tersebut sejak Hasto Wardoyo, bupati sebelumnya, dilantik menjadi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).

Berikutnya, Sutedjo menjalankan tugas harian bupati sejak Selasa (2/7/2019).

"Wakil bupati menjalankan tugas harian bupati," kata Sekretaris Daerah Kulon Progo, Astungkara, dalam keterangan persnya, Senin (1/7/2019).

Hasto Wardoyo menempati posisi baru sebagai Kepala BKKBN. Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek melantiknya di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Astungkara mengatakan, Hasto mengundurkan diri sejak mengemban jabatan baru.

Baca juga: Bupati Hasto Klaim Pengangguran di Kulon Progo Tinggal 1,4 Persen

Berdasar Pasal 87 dan 88 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, wakil bupati menggantikan posisi bupati sampai ditetapkanya bupati tetap.

Sepanjang penantian itu, berlangsung proses surat keputusan pemeberhentian atas pengunduran sang bupati hingga penetapan Plt Bupati menjadi Bupati.

Proses itu berlangsung pada tingkat DPRD Kulon Progo, Gubernur DIY, hingga Mendagri.

"Maka kemudian (selanjutnya untuk posisi) wabup, KPU akan mengirim ke DPRD agar partai pengusung mengusulkan 2 calon (wakil bupati baru)," kata Astungkara.

Astungkara juga memastikan bahwa program Hasto-Sutedjo tetap akan berjalan ketika Sutedjo menjabat sebagai bupati di sisa jabatan hingga 2022.

Baca juga: Bupati Hasto: Sultan Tidak Keberatan Ada Tol Pendukung YIA, Tapi...

Dilantik di Jakarta

Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K) menjabat Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang baru.

Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek sendiri yang melantik Hasto di Ruang Auditorium Graha Kencana BKKBN Jl Permata No 1, Halim Perdanakusuma, Kota Jakarta Timur.

Pelantikan disaksikan berbagai jajaran Pejabat Kementerian Kesehatan RI, Pejabat BKKBN, Wakil Gubernur DIY, mantan Kepala BKKBN Haryono Suyono, Bupati Wali Kota se-DIY, para pejabat di lingkungan Pemkab Kulon Progo, Kepala BUMD, keluarga dan tamu undangan lain.

Selesai pelantikan, di hadapan Sekretaris Daerah dan para pejabat lain, dokter Hasto juga langsung menandatangani surat pengunduran diri sebagai Bupati Kulon Progo.

Baca juga: Wakil Bupati Kulon Progo: Bupati Hasto Pantas Naik ke Kancah Nasional



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Seluruh Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X