Kompas.com - 01/07/2019, 22:48 WIB
Terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih (berpeci) tiba di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (1/7/2019) Fadlan Mukhtar ZainTerdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih (berpeci) tiba di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (1/7/2019)

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus mafia bola kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (1/7/2019) dengan agenda pembacaan pledoi keenam terdakwa.

Keenam terdakwa adalah Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI; Johar Lin Eng, Ketua Asprov PSSI Jateng; Mansur Lestaluhu, anggota Komite Wasit PSSI; Nurul Safarid, wasit; kemudian Priyanto alias Mbah Pri, komite wasit PSSI, dan Anik Yuni Artikasari alias Tika, mantan asisten Manajer Persibara Lasmi Indrayani.

Dalam sidang tersebut Mbah Putih sempat meminta maaf kepada masyarakat. Ia juga meminta putusan hukum seringan-ringannya kepada majelis hakim yang dipimpin Heddy Bellyandi.

"Saya mohon putusan seringan dan seadil-adilnya. Saya mohon maaf apabila ada salah kepada masyarakat," kata Mbah Putih.

Baca juga: Mbah Putih dan 5 Tersangka Kasus Pengaturan Skor Lainnya Dibawa Mobil Tahanan Kejaksaan

Dalam pledoi Mbah Putih yang dibacakan tim kuasa hukumnya, Amir Burhanudin membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa sama sekali tidak pernah menjanjikan apapun kepada Mbah Pri maupun Lasmi, baik memenangkan pertandingan maupun naik kasta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pokok persoalan berawal dari keluhan Lasmi sering dicurangi wasit dan berkeinginan membangkitkan persepakbolaan. Johar menyambut baik dengan memperkenalkan dengan Mbah Pri agar mencegah kecurangan," kata Amir.

Baca juga: Pemilik PSMP Disebut Berikan Rp 115 Juta kepada Mbah Putih agar Lolos ke Liga 2

Johar, lanjut Amir, juga mengenalkan Lasmi dengan terdakwa. Lasmi diberi saran agar mengganti pelatih dan sejumlah pemain agar dapat kompetitif dalam Liga 3 Indonesia.

"Kapasitas sebagai komdis adalah memberikan arahan kepada wasit agar menjalankan tugas dengan baik sesuai role of the game, hal itu dibenarkan Nurul Safarid. Kalau kita cermati arahan tersebut selaras dengan tugas sebagai komdis," ujar Amir.

Menurut Amir, terdakwa tidak pernah melakukan intervensi dalam pertandingan. Hal itu terbukti dengan adanya sanksi yang diberikan kepada Perisabara saat pertandingan dengan Persekabpas Pasuruan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.