Bawa Kabur Motor Teman, Seorang Pria Diamuk Massa

Kompas.com - 30/06/2019, 11:56 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Indra Lesmana (30), seorang warga Desa Mudik Ulo, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, ditangkap dan diamuk massa setelah kedapatan membawa kabur sepeda motor temannya, Sabtu (29/6/2019). 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menuturkan, pelaku diduga melakukan penggelapan sepeda motor milik temannya, Muhammad Ardo Rambe (16).

"Pelaku gagal melakukan aksinya, karena ditangkap oleh warga. Pelaku pun langsung dihakimi massa," kata Sunarto dalam keterangan tertulis pada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Dua Maling Sapi Tewas Diamuk Massa di Lombok Tengah

Dijelaskan Sunarto, peristiwa berawal pada Kamis (27/6/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Di mana pelaku dan korban baru pulang dari Desa Benai, Kecamatan Benai, Kuansing, mengendarai sepeda motor matic milik korban.

Sesampainya di Simpang Sako, Desa Sako, pelaku menyuruh korban menunggu di simpang, karena pelaku hendak mengambil uang ke rumahnya.

"Setelah dua jam menunggu, korban tidak melihat pelaku kembali lagi. Kemudian korban mendatangi rumah pelaku, namun pelaku tidak ditemukan," ujarnya.

Baca juga: Begal di Makassar Tewas Usai Diamuk Massa

Korban, lanjut dia, mulai panik, karena sudah larut malam. Lalu korban bertanya ke warga yang sedang duduk di warung apakah melihat sepeda motornya.

Informasi dari warga, sepeda motor korban tersebut sudah dibawa pelaku menuju arah Desa Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir.

Korban memutuskan tidak pulang ke rumah, dan menumpang tidur di rumah temannya.

Keesokan harinya, Jumat (28/6/2019), korban memberitahukan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X