Divonis 5 Bulan, Artis VA: Saya Menerima...

Kompas.com - 26/06/2019, 17:57 WIB
Artis peran Vanessa Angel saat menghadapi sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (26/6/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Vanessa Angel saat menghadapi sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (26/6/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Artis VA mengaku menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya dalam perkara pelanggaran pasal UU ITE. 

"Saya menerima, Yang Mulia," kata VA menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Dwi Purwadi, Rabu (26/6/2019).

Millano Lubis, kuasa hukum artis VA, mengikuti keinginan VA.

"Karena keinginan klien kami menerima putusan, kami juga menerima," ungkapnya.

Baca juga: Pelanggaran Pasal ITE, Artis VA Divonis 5 Bulan Penjara

Sementara itu, pihak jaksa penuntut umum mengaku pikir-pikir dengan vonis hakim. Alasannya, jaksa belum menentukan langkah hukum atas vonis hakim, antara lain karena vonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa.

"Tuntutan kami 6 bulan, tapi vonis hakim 5 bulan penjara," kata jaksa Novan Arianto.

Seusai sidang, jaksa masih memiliki waktu 7 hari untuk menentukan langkah hukum, menerima vonis hakim atau banding.

"Kami masih konsultasikan dulu ke pimpinan tentang vonis hakim tadi," ungkap Novan.

Artis VA divonis 5 bulan penjara dalam perkara pelanggaran Undang-undang ITE. Vonis untuk pesinetron FTV itu dibacakan dalam sidang terbuka yang dipimpin ketua majelis hakim Dwi Purwadi di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Vanessa Angel 5 bulan penjara," kata hakim Dwi Purwadi.

Baca juga: Pengakuan Mon, Perempuan Indonesia yang Dijual ke China untuk Dikawinkan

Dalam sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut artis VA, 6 bulan penjara. Artis VA dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat 1 UU RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Artis VA diamankan Januari 2019 lalu dalam rangkaian aksi penggerebekan praktik prostitusi online di Surabaya. Dalam pemeriksaan, polisi menyebutkan, artis VA telah melakukan transmisi konten asusila melalui media sosial.

Dua mucikarinya sudah divonis masing-masing 6 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Regional
Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Regional
Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Regional
Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Regional
Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Regional
Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Regional
Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Regional
Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok 'Undian Shopee', Rugi Rp 2,5 juta

Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok "Undian Shopee", Rugi Rp 2,5 juta

Regional
Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

Regional
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Regional
Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Regional
Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X