PPDB SMA di Sulawesi Selatan Ditunda Sehari, Ini Alasannya

Kompas.com - 26/06/2019, 11:22 WIB
Panitia verifikasi pendaftaran PPDB di SMAN 5 Makassar yang tidak melayani pendaftar akibat gangguan server, Selasa (25/6/2019). Kompas.com/HIMAWAN Panitia verifikasi pendaftaran PPDB di SMAN 5 Makassar yang tidak melayani pendaftar akibat gangguan server, Selasa (25/6/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menunda pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA pada hari pertama, Selasa (25/6/2019) karena pendaftar di semua sekolah membludak,

Kabid SMA/SMK Dinas Pendidikan Sulsel Sabri mengatakan di hari pertama pendaftaran PPDB melalu situs https://ppdbsulsel.epanrita.net/, sudah ada 85.000 pendaftar di seluruh sekolah negeri di Sulawesi Selatan.

"Hari pertama pendaftran di semua sekolah terjadi lonjakan pendaftaran dan verifikasi sangat besar. Tercatat sudah hampir 85.000 pendaftar," kata Sabri kepada Kompas.com, Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Server Lambat, Proses Verifikasi PPDB di Makassar Terhambat

Jumlah pendaftar yang sangat banyak tersebut itu, kata Sabri membuat kapasitas layanan server yang disediakan sekolah dan tim IT tidak mampu menampung.

Mematikan server pendaftaran PPDB menurut Sabri merupakan upaya preventif Disdik Sulsel untuk mengantisipasi kesalahan-kesalahan seperti salah input dan salah menentukan jarak.

Selain itu, dengan mematikan sementara server dapat mencegah kesalahan eksternal saat lalu lintas data.

"Maka kami melakukan konsolidasi data dan backup data, sehingga bisa aman menuju pengumuman," ungkapnya saat menerangkan alasan penundaan sehari pendaftaran PPDB.

Baca juga: Siswa SMK Negeri 1 Kota Palopo Turun Tangan Bantu Pendaftar PPDB

Dengan penundaan selama sehari itu, Sabri mengatakan waktu pendaftaran dan verifikasi online para calon siswa SMA bakal diperpanjang selama sehari.

Sebelumnya, Disdik Sulsel menetapkan batas verifikasi pada 28 Juni 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Regional
Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Regional
Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Regional
Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Regional
Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Regional
5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X