9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Kompas.com - 19/06/2019, 21:44 WIB
Salah satu PSK di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, dimintai keterangan oleh petugas, setelah terjaring razia yang digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Rabu (19/6/2019) petang. KOMPAS.com/HANDOUTSalah satu PSK di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, dimintai keterangan oleh petugas, setelah terjaring razia yang digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Rabu (19/6/2019) petang.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sembilan pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia saat mangkal di sejumlah warung remang-remang di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6/2019) petang.

Razia tersebut digelar oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto. Dari 9 PSK yang terjaring razia penyakit masyarakat (pekat), salah satunya diketahui tengah hamil 7 bulan.

Kesembilan PSK diamankan petugas dari dua lokasi berbeda. Sebanyak 4 PSK diamankan petugas saat mangkal di sebuah warung yang berada di Desa Ngrandu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Dari identifikasi petugas, diketahui ada salah satu PSK yang sedang hamil 7 bulan. Perempuan itu adalah IK (32) asal Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Baca juga: Polisi Tangkap Mucikari yang Tawarkan PSK Via WhatsApp

Kasi Rehabilitasi Dinsos Kabupaten Mojokerto, Ahmad Zainul Hasan mengatakan, razia warung remang-remang ini dilakukan untuk memberantas penyakit masyarakat.

Razia tersebut, jelas Zainul, dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya praktik prostitusi di sejumlah warung remang-remang yang menjadi sasaran razia.

"Hari ini kita lakukan razia di sejumlah warung remang-remang di tiga kecamatan, yakni Jetis, Gondang dan Kutorejo. Hasilnya ada sembilan wanita tunasusila yang kita amankan. Satu di antaranya sedang hamil 7 bulan," kata Zainul.

Dikatakan, seluruh PSK yang terjaring razia ini akan dilakukan pendataan dan pembinaan. Pembinaan terhadap PSK, diantaranya tentang bahaya menggeluti pekerjaan sebagai PSK.

Baca juga: 8 PSK Terjaring Razia di Surabaya Terindikasi Positif Mengidap HIV

Selain itu, tambah Zainul, para PSK yang terjaring razia akan dikirimkan ke panti rehabilitasi Wanita Bina Karya UPT Pemprov Jawa Timur di Kediri.

"Namun untuk yang hamil akan kita periksa kesehatannya dulu. Selain itu kami akan koordinasi dengan pimpinan dan pihak panti rehabilitasi Wanita Bina Karya UPT Pemprov Jawa Timur di Kediri apakah bersedia menerima PSK yang hamil. Karena ini baru pertama kali bagi kami menemukan PSK yang sedang hamil," jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X