Polisi Tangkap Mucikari yang Tawarkan PSK Via WhatsApp

Kompas.com - 24/05/2019, 13:55 WIB
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan (kanan) dan Kanit PPA Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita (kiri) saat prees release operasi pekat, Jumat (24/5/2019). Polisi mengamankan seorang mucikari, CAZ (tengah) yang menawarkan pekerja seks komersial (PSK) melalui WhatsApp kepada pria hidung belang.KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan (kanan) dan Kanit PPA Polres Karawang Ipda Herwit Yuanita (kiri) saat prees release operasi pekat, Jumat (24/5/2019). Polisi mengamankan seorang mucikari, CAZ (tengah) yang menawarkan pekerja seks komersial (PSK) melalui WhatsApp kepada pria hidung belang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Polisi mengamankan seorang mucikari berinisial CAZ (19) yang menawarkan pekerja seks komersial ( PSK) melalui WhatsApp kepada pria hidung belang.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya uang tunai sebesar Rp 1.850.000, satu unit telepon genggam, dan sebungkus alat kontrasepsi.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, mucikari tersebut ditangkap setelah polisi menyamar dengan memesan dua PSK pada Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah hotel di Karawang Barat.


Baca juga: Razia Ramadhan, Polisi Amankan Mucikari dan 2 PSK yang Sedang Layani Tamu

 

Polisi sebelumnya juga sudah menerima informasi perihal prostitusi melalui WhatsApp.

"Tarifnya Rp 1.850.000 sampai Rp 2.000.000 untuk dua PSK tersebut," katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, CAZ sudah menjalankan bisnis esek-esek itu sejak setahun yang lalu. Ia merupakan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Baca juga: Polres Kediri Tangkap Mucikari Prostitusi Online

"Jatah untuknya (mucikari) tergantung nego," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, CAZ dijerat pasal 296 dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan, dan atau 506 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X