Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Kompas.com - 19/06/2019, 19:49 WIB
Jembatan darurat yang telah dibangun dan siap dilintasi oleh kendaraan dengan tonase di bawah 4 ton. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIAJembatan darurat yang telah dibangun dan siap dilintasi oleh kendaraan dengan tonase di bawah 4 ton.

KAYUAGUNG, KOMPAS.com - Untuk membantu pengendara khususnya pengendara kendaraan ukuran kecil dan kendaraan roda dua agar tetap dapat melintas, di lokasi jembatan ambruk di perbatasan OKI Sumsel dan Mesuji Lampung telah dibangun jembatan darurat menggunakan konstruksi kayu gelam.

Pembangunan jembatan darurat dilaksanakan oleh pihak balai besar Lampung bersama pemerintah daerah dan warga sekitar.

Penbangunan jembatan darurat itu hari ini Rabu (19/6/2019) ditinjau Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Djakfar Sodiq bersama Kapolres Mesuji Lampung AKBP Edi Purnomo, Sekda OKI Camat Mesuji, serta pejabat dari Pemerintah Kabupaten OKI dan Pemerintah Kabupaten Mesuji Lampung.

Baca juga: Kecurigaan Gubernur Sumsel di Balik Amblesnya Jembatan Penghubung Palembang-Lampung

Kepada wartawan Wakil Bupati OKI Djakfar Sodiq mengatakan, dengan dibangunnya jembatan darurat ini diharapkan kemacetan yang sudah terjadi selama 3 hari ini dapat terurai.

"Semoga dapat mengurangi kemacetan dengan adanya jembatan darurat ini," katanya

"Kepada pengendara mari sama-sama menjaga ketertiban, jangan saling mendahului agar tidak menimbulkan kemacetan,” katanya.

Tingkatkan patroli

Jembatan Mesuji yang amblas akibat roda sebuah kendaraan truk besar penuh muatan terperosok di bagian tengah jembatan yang aspalnya lepas Minggu (16/6/2019)     KOMPAS.com/ISTIMEWA Jembatan Mesuji yang amblas akibat roda sebuah kendaraan truk besar penuh muatan terperosok di bagian tengah jembatan yang aspalnya lepas Minggu (16/6/2019)
Sementara Kapolres Mesuji Lampung AKBP Edi Purnomo didampingi Kapolsek Mesuji AKP Darmanson mengungkapkan, untuk menghindari gangguan keamanan Polres Mesuji Lampung bersama Polres OKI gencar lakukan pratroli bersama. 


Baca juga: 2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

“Jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk lakukan kejahatan jalanan” kata dia

“Ada dua puluh personel kita siagakan, kita gencarkan patroli bersama serta menghimbau pengemudi truk untuk lewat lintas tengah sesuai kesepakatan” terangnya

Sementara itu pengawas dari Balai Besar Lampung Wahyu mengungkapkan pihaknya sedang mengebut perbaikan jembatan yang ambruk pada Senin (17/6/2019) lalu itu.

“Target pengerjaan dua minggu, kita upayakan cepat selesai,” katanya.

Untuk sementara ini, Wahyu mengatakan jembatan darurat yang dibuat hanya mampu menampung beban maksimal 4 ton.

“Untuk kendaraan pribadi bisa lewat, untuk truk tetap melalui jalur lintas tengah,” ungkapnya.

Baca juga: Jembatan Mesuji Ambles, Mobil Kecil Bisa Masuk Tol Kayuagung-Lampung

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Regional
Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Regional
Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Regional
Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Regional
Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Regional
Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Regional
Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Regional
Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Regional
Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Regional
Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Regional
Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Regional
Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan di Jambi

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan di Jambi

Regional
5 Pondok Pesantren yang Menjadi Klaster Covid-19...

5 Pondok Pesantren yang Menjadi Klaster Covid-19...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X