Kisah Bocah 8 Tahun Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali, Dapat 16 Jahitan di Kepala hingga Trauma Naik Bus

Kompas.com - 18/06/2019, 19:40 WIB
Maya menggungkapkan apa yang dialaminya bersama Amalia dan Syarif saat kecelakaan maut KM 150 Tol Cipali terjadi kepada Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswandi, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONMaya menggungkapkan apa yang dialaminya bersama Amalia dan Syarif saat kecelakaan maut KM 150 Tol Cipali terjadi kepada Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswandi, Selasa (18/6/2019).

“Dia (Syarif) terpentalnya ke parit. Kalau ini (Amalia) di jalan raya. Saya masih di dalam bus. Sesaat setelah itu, Syarif bilang, Mah aku mimpi ga sih?” kata Maya dengan kalimat yang terbata-bata di hadapan Atik, Selasa (18/6/2019). Maya dan Atim terdiam sejenak.

Maya kembali menceritakan, setelah itu, Syarif bilang dia tidak ingin naik bus lagi, dan mengajak ibunya pulang ke Solo dengan berjalan kaki.

“Enggak mau naik bus lagi. Jalan kaki aja,” kata Maya lirih.

16 jahitan di kepala karena terpelanting bersama bus

Dengan nada pelan, Maya juga mengungkapkan keluh kesah yang dialami Syarif kepada Atik. Dia mengalami trauma dan luka yang cukup parah.

Syarif lebih banyak mengalami luka dari pada Amalia karena ikut terpelanting bersama bus.

Baca juga: Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

“Jahitan di kepala Syarif ada 16, cuman Alhamdulilalah ga nyampe ke otak, dan tangannya juga luka. Saya baru kali ini mengalami. Ini musibah. Cuman Alhamdulillah masih dikasih kesempatan hidup, gitu aja,” Maya meneteskan air mata.

Syarif akan genap berusia sembilan tahun tiga bulan mendatang. Akibat kecelakaan ini, dia menunda rencana khitannya.

Suaminya yang semula masih bertugas di Ibukota Jakarta sudah tiba di Cirebon. Dia berencana menjemput dan menemani proses penyembuhan Maya dan kedua putra putrinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X