Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kompas.com - 18/06/2019, 14:59 WIB
 Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Atik Suswanti, bersama rombongan menjenguk korban di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon, Selasa, (18/6/2019). Hingga Selasa siang, masih ada 14 korban yang masih dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon, dan 2 korban dirawat di RS Cideres Majalengka. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Atik Suswanti, bersama rombongan menjenguk korban di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon, Selasa, (18/6/2019). Hingga Selasa siang, masih ada 14 korban yang masih dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon, dan 2 korban dirawat di RS Cideres Majalengka.

CIREBON, KOMPAS.com –  Sebanyak 14 korban kecelakaan maut kilometer 150 Tol Cipali Majalengka, masih menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon, Selasa, (18/6/2019).

Salah satu korban yang di rawat di ICU Rumah Sakit Mitra Plumbon adalah A (29), penumpang yang menyerang sopir Bus Safari di Tol Cipali, yang telah ditetapkan menjadi tersangka.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti bersama rombongan menjenguk para korban yang masih dirawat.

Menurut Atik, kondisi A masih kritis dan dirawat di ruang ICU.

Pihak polisi juga belum bisa memintai keterangan, karena A masih menjalani perawatan intensif.

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipali: Kami Sudah Ikhlas

Pantauan Kompas.com, saat bertemu korban dan keluarga yang menunggu, Atik menyampaikan rasa prihatin serta bertanya kondisi kesehatan mereka.

Atik juga menyampaikan jika korban sudah siap, polisi akan memulai proses pemeriksaan saksi-saksi secara bertahap.

Ia mengtakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat dan memastikan perkembangan kondisi kondisi korban.

Baca juga: 6 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Alasan Tersangka Serang Sopir Bus hingga Tes Kejiwaan

Hingga Selasa siang, ada14 korban yang masih dirawat di RS Mitra Plumbon dan dua korban lainnya dirawat di RS Cideres Majalengka.

“Untuk sekarang ini, di Rumah Sakit Mitra Plumbon masih tersisa yang luka ringan maupun berat. Kurang lebih ada 14 masyarakat dan untuk yang di Rumah Sakit Cideres ada dua. Untuk perkembangnya kami sedang melaksanakan penyidikan investigasi, penyebab-penyebab kecelakaan yang terjadi,” kata Atik usai menjenguk para korban.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X