Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, bersama jajaran menemui Amsor di RS Mitra Plumbon Cirebon, pada Senin (18/6/2019). Rudy memastikan kondisi Amsor sesaat setelah kejadian kecelakaan maut kilometer 150 Tol CipaliKompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, bersama jajaran menemui Amsor di RS Mitra Plumbon Cirebon, pada Senin (18/6/2019). Rudy memastikan kondisi Amsor sesaat setelah kejadian kecelakaan maut kilometer 150 Tol Cipali

CIREBON, KOMPAS.comAmsor, penumpang yang menyerang supir bus hingga terjadi kecelakaan, adalah warga Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dia baru enam bulan merantau ke Jakarta sebagai security atau petugas keamanan di salah satu perusahaan swasta.

Kompas.com berusaha mendatangi kediamannya di RT 01 RW 02 Kelurahan Watu Belah. Tidak ada aktivitas lantaran sanak keluarga Amsor dikabarkan sedang berada di RS Mitra Plumbon.


Baca juga: Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kecelakaan maut di kilometer 150 Tol Cipali membuat keluarga, kerabat hingga rukun tetangga merasa kaget dan prihatin. Mereka mendoakan agar Amsor kembali pulih.

Rusbandi, Ketua RT setempat, menyebut, Emah, adik kandung Amsor, ke rumahnya pada Senin malam tadi. Emah meminta Rusbandi membuatkan surat keterangan sebagai pengantar untuk keperluan Jasa Raharja.

Melalui Rusbandi, Emah menceritakan apa saja yang diceritakan Amsor terhadap keluarga. Amsor mengaku sedang ada masalah di tempat kerjanya sehingga memutuskan untuk pulang ke Cirebon.

“Kerja itu ada yang enggak suka seniornya. Terus ada yang ngerjain seniornya. Makanya dia pulang (ke Cirebon) kan,” kata Rusbandi mengulang cerita Emah.

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Beruntun Tol Cipali: Kami Sudah Ikhlas

Tak hanya itu, Amsor juga merasa kerap diikuti orang tak dikenal. Mereka hendak merencanakan pembunuhan terhadapnya.

Emah mengira, hal itulah yang melatarbelakangi Amsor menyerang supir sehingga terjadi kecelakaan.

“Pas pulang ada yang ngikutin kata si Amsor, ada yang mau ngebunuh, sampe bisikan seperti itu katanya, supir sama kondektur itu seolah-olah sekongkol mau bunuh dia. Perasaan dia kata cerita adiknya, jadi dibayangi rasa takut akan dibunuh,” kata Rusbandi

Rusbandi mengenal Amsor tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Dia terakhir bertemu pada tahun 2015 lalu. Amsor adalah seorang security atau petugas keamanan dari satu tempat ke tempat lain.

Terakhir, enam bulan lalu, Amsor pergi merantau ke Jakarta.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X