Polisi Gerebek 3 Oknum ASN, 1 Honorer dan Karyawan Swasta yang Sedang Pesta Sabu

Kompas.com - 18/06/2019, 18:29 WIB
Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjugpinang berhasil mengungkap aksi pesta sabu yang dilakukan 3 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 1 Honorer dilingkungan Provinsi Kepri serta 1 karyawan swasta. Satresnarkoba Polres TanjungpinangJajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjugpinang berhasil mengungkap aksi pesta sabu yang dilakukan 3 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 1 Honorer dilingkungan Provinsi Kepri serta 1 karyawan swasta.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil mengungkap aksi pesta sabu yang dilakukan tiga oknum Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan satu honorer di lingkungan Provinsi Kepri serta satu karyawan swasta.

Kelimanya diamankan di Perumahan Mahkota Alam Raya blok Gladiol 3 kilometer, Tanjungpinang, Kepri, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (14/6/2019) lalu.

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP R.M Dwi Ramadanto mengatakan, kelimanya diamankan berkat informasi dari masyarakat yang sudah mulai gerah dengan aktivitas kelimanya.

Kelima tersangka tersebut, yakni FR (40), MH (38), RFH (33), DAM (37) dan RA (44).

Baca juga: Petugas Gabungan Gerebek 5 Warga yang Sedang Pesta Sabu, 1 Melarikan Diri

"Menurut tersangka, mereka baru melakukan hal ini, tapi itu masih keterangan sementara dan tidak langsung kami yakini," kata Dwi melalui sambungan telepon, Selasa (18/6/2019).

Dwi menjelaskan, FR merupakan PNS eselon IV di lingkungan pemerintah Provinsi Kepri, sementara MH dan RFH merupakan PNS di Bapas Tanjungpinang.

Untuk tersangka RA sendiri merupakan pegawai honorer di Setwan DPRD Kepri sedangkan DAM merupakan karyawan swasta.

Lebih jauh Dwi mengatakan saat penggeledahan, pihaknya berhasil menemukan dan menyita barang bukti seperti sabu sebanyak 23,97 gram, 10 butir pil ekstasi dan seperangkat alat hisab atau bong.

"Saat dilakukan tes urine, kelimanya terbukti mengkonsumsi narkoba," jelasnya.

Baca juga: Polda Kalbar Gagalkan Pengiriman 25 Kilogram Sabu ke Pangkalan Bun

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya FR, MH dan RA dijerat pasal 114 ayat 2 atau 112 Ayat 2 Junto Pasal 132 Ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 huruf a.

Sementara RFH dan DAM dijerat pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 Junto Pasal 132 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 huruf a Udang-Undang 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan hukuman maksiamal hukuman mati dan denda paling banyak Rp 10 Miliar.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X