Polda Kalbar Gagalkan Pengiriman 25 Kilogram Sabu ke Pangkalan Bun

Kompas.com - 14/06/2019, 23:54 WIB
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menunjukkan barang bukti sabu 25 kilogram yang akan dikirim ke Pangkalan Bun, Kalteng, Jumat (14/6/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTA Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menunjukkan barang bukti sabu 25 kilogram yang akan dikirim ke Pangkalan Bun, Kalteng, Jumat (14/6/2019).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Polda Kalimantan Barat menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Penggagalan pengiriman Sabu dilakukan, setelah polisi menggerebek salah satu kamar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Rabu (12/6/2019).

"Dalam pengerebakan tersebut, dua warga Pontianak bernama Suwandra dan Jhonny ditangkap bersama barang bukti 25 kilogram sabu," kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Selundupkan 1Kg Sabu Lewat Anus, Pria Afrika Divonis 17 Tahun Penjara

Menurut dia, aksi penggerebekan itu telah melalui serangkaian penyelidikan dan pengintaian selama satu pekan. Ditengarai, mereka merupakan bagian jaringan peredaran narkoba antar provinsi.

"Rencananya akan dibawa ke Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah," ujarnya.

Hingga saat ini kepolisian masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka untuk mengetahui jaringan dan koneksi mereka.

"Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Kalbar, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus," ujarnya.

Baca juga: Selundupkan Sabu dalam Sepatu, 2 Perempuan Aceh Ditangkap di Batam

Didi menegaskan, pihak kepolisian dan aparat penegak hukum lain tak akan main-main terkait penindakan hukum peredaran narkoba.

Menurut dia, menjual dan mengedarkan narkoba merupakan kejahatan yang merusak generasi bangsa.

"Kalau dihitung-hitung, dari 25 kilogram ini, berapa nyawa yang telah diselamatkan," ungkpanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X