Petani di Sumsel Tewas Diterkam Harimau

Kompas.com - 18/06/2019, 16:31 WIB
Seekor harimau sumatera yang terpantau beberapa waktu lalu oleh tim BBKSDA Riau di kawasan kebun akasia PT RIA sebelum salah satu karyawan bernama M Amri tewas diterkam harimau sumatera pada Kamis (23/5/2019) lalu. Dok. BBKSDA RiauSeekor harimau sumatera yang terpantau beberapa waktu lalu oleh tim BBKSDA Riau di kawasan kebun akasia PT RIA sebelum salah satu karyawan bernama M Amri tewas diterkam harimau sumatera pada Kamis (23/5/2019) lalu.

MURATARA, KOMPAS.com - Seorang petani di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musirawas Utara ( Muratara), Sumatera Selatan, ditemukan tewas dengan kondisi  mengalami luka cabikan ditubuhnya.

Petani atas nama Asia Juminten (61) itu diduga tewas lantaran diterkam harimau ketika sedang menyadap karet.

Baca juga: Karyawan yang Tewas Saat Panen Akasia, Diduga Diterkam Harimau dan 2 Anaknya


Kapolres Musirawas AKBP Suhendro mengatakan, kejadian itu bermula saat keluarga korban bersama warga mencari keberadaan Juminten yang tak kunjung pulang usai pamit untuk pergi menyadap karet, sejak pukul 07.00 WIB.

Namun, setelah dilakukan pencarian, Juminten ternyata ditemukan terkapar di pinggir kebun karet dengan kondisi tubuh mengalami luka robek di bagian kepala dan leher.

"Dugaannya korban diterkam hewan buas. Iya benar dugaannya begitu (harimau)," kata Suhendro, saat dikonfirmasi, Selasa (18/6/2019).

 Baca juga: Panen Akasia, Warga Sambas Tewas Diterkam Harimau

Suhendro menjelaskan, dugaan korban tewas diterkam harimau lantaran terdapat luka cakaran di tubuh korban. Selain itu, saat dilakukan olah TKP, tubuh korban juga sempat diseret oleh binatang buas tersebut.

Saat ini, jenazah Juminten pun telah dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

"Pipi sebelah kiri serta leher korban patah, diduga akibat diterkam harimau," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X