Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Mafia Bola Kembali Ditunda

Kompas.com - 18/06/2019, 14:33 WIB
Terdakwa kasus mafia bola Dwi Irianto alias Mbah Putih hadir pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINTerdakwa kasus mafia bola Dwi Irianto alias Mbah Putih hadir pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Setelah sempat ditunda, sidang kasus mafia bola dengan agenda pembacaan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/6/2019) kembali ditunda, karena tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) belum siap.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Rudito Surotomo dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap empat terdakwa tersebut ditunda, Senin (24/6/2019) pekan depan.

Baca juga: Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Mafia Bola Ditunda Pekan Depan

Keempat terdakwa tersebut adalah Johar Lin Eng, Dwi Irianto alias Mbah Putih, Mansyur Lestaluhu, dan Nurul Safarid.

Sedangkan sidang dengan agenda tuntutan terhadap dua terdakwa lainnya, Priyanto alias Mbah Putih dan Anik Yuni Artika Sari alias Tika diagendakan Kamis (20/6/2019).

JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara Taupik Hidayat mengatakan, meminta penundaan kepada majelis hakim karena berkas tuntutannya belum siap.

"Sidang ditunda Senin depan, tuntutan belum siap, kami minta permohonan untuk penundaan, karena detailnya banyak dan sidangnya juga marathon," kata Taupik seusai sidang.

Baca juga: Sidang Mafia Bola, Uang Rp 800 Juta Mengalir ke Wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jateng

Taupik optimistis penundaan tersebut tidak akan mengubah target penyelesaian sidang pada 11 Juli 2019 mendatang. Pasalnya masa penahanan keenam terdakwa berakhir 22 Juli 2019 mendatang.

"Kami yakin bisa selesai sesuai target yang telah ditentukan. Setelah pembacaan tuntutan, pledoi, tanggapan kemudian putusan,” ujar Taupik.

Seperti diketahui, sidang tuntutan mafia bola semula diagendakan Kamis (13/6/2018) lalu. Saat itu hakim memutuskan sidang ditunda Selasa dan Kamis pekan ini, karena tuntutan jaksa belum siap.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X